Tekan Inflasi, Pemkab Tubaba Gelar Pasar Murah di Panaragan Jaya

Pemkab Tulangbawang Barat kembali menggelar pasar murah melalui Program Penetrasi Pasar. Sebanyak 1 ton beras PSHT dan 150 dus Minyakita disiapkan untuk membantu masyarakat sekaligus menekan inflasi.

Tekan Inflasi, Pemkab Tubaba Gelar Pasar Murah di Panaragan Jaya
Foto: Rosid/monologis.id

TULANGBAWANG BARAT – Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), Lampung, kembali menggelar Gerakan Pasar Murah melalui Program Penetrasi Pasar untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus mengendalikan inflasi daerah.

Kegiatan tersebut berlangsung di Pasar Tradisional Panaragan Jaya, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kamis (16/7/2026).

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Tubaba, Ahmad Nazaruddin, mengatakan pada pelaksanaan kali ini pemerintah menyiapkan 1 ton beras PSHT dan 150 dus Minyakita.

Ia menyebutkan, sepanjang Juli 2026, melalui Program Penetrasi Pasar telah disalurkan sekitar 6 ton beras dan 600 dus Minyakita di sejumlah lokasi pasar murah di Kabupaten Tubaba.

"Program Penetrasi Pasar ini merupakan program Pemerintah Provinsi Lampung yang dilaksanakan bekerja sama dengan 15 kabupaten/kota serta Perum Bulog. Untuk tahap awal, kegiatan ini direncanakan berlangsung hingga akhir tahun 2026, dan ketersediaan stok diperkirakan mencukupi sampai akhir tahun," kata Ahmad Nazaruddin.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Tubaba secara rutin menggelar pasar murah di Pasar Panaragan Jaya bekerja sama dengan Perum Bulog, dengan pelaksanaan dikoordinasikan oleh Diskoperindag Tubaba.

Program tersebut bertujuan menjaga stabilitas harga pangan, mengendalikan inflasi daerah, serta membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah.

Pada kegiatan kali ini, komoditas yang dijual meliputi beras PSHT dan Minyakita. Untuk pemerataan, pembelian dibatasi maksimal dua liter Minyakita dan dua sak beras kemasan lima kilogram untuk setiap warga.

Ahmad berharap program pasar murah dapat menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga bahan pangan.