Nusron: Pemimpin Jangan Persulit Rakyat

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid mengingatkan pemimpin agar mempermudah pelayanan masyarakat dan tidak mempersulit urusan administrasi rakyat.

Nusron: Pemimpin Jangan Persulit Rakyat
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid | Foto: Istimewa

PANDEGLANG — Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid menghadiri Pengajian Umum Yayasan Anwarul Hidayah di Pandeglang, Banten, Sabtu (9/5/2026).

Dalam sambutannya, Menteri Nusron menegaskan bahwa jabatan seorang pemimpin merupakan amanah yang harus dijalankan dengan baik demi kepentingan masyarakat.

“Kalau ada pemimpin yang sedang memimpin dan ketika memimpin itu mengangkat harkat dan martabat rakyatnya, mempermudah rakyatnya, maka doa Rasulullah, angkatlah derajatnya orang tersebut, permudahlah hidupnya,” ujar Nusron.

Ia menjelaskan, Rasulullah SAW juga berdoa agar pemimpin yang mempersulit urusan masyarakat dipersulit hidupnya oleh Allah SWT. Sebaliknya, pemimpin yang mempermudah urusan rakyat akan dimudahkan hidupnya dan ditinggikan derajatnya.

Menurut Nusron, bentuk mempersulit masyarakat salah satunya adalah lambatnya pelayanan administrasi, termasuk pengurusan surat, sertifikat, maupun bantuan sosial.

“Bentuk mempersulit itu antara lain memperlambat pelayanan administrasi, mempersulit pengurusan surat, sertifikat, maupun bantuan kepada masyarakat,” tuturnya.

Di hadapan peserta pengajian, Nusron juga meminta doa agar dapat menjalankan tugasnya sebagai Menteri ATR/Kepala BPN dengan baik dan amanah.

“Saya mohon doa moga-moga saya sebagai santri ketika memimpin ini betul-betul bisa mempermudah dan mengangkat rakyatnya sehingga Allah mempermudah hidup kita,” ungkapnya.

Selain menghadiri pengajian, dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan sejumlah sertifikat tanah wakaf, di antaranya untuk Masjid Al-Ittihad dan Musala Anwarul Hidayah di Pandeglang, Banten.

Sertifikat diserahkan langsung Menteri Nusron didampingi Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten, Harison Mocodompis dan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Pandeglang, Fahmi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Pendidikan Pondok Pesantren Kementerian Agama, Basnang Said serta Ketua Umum Yayasan Anwarul Hidayah Nahdlatul Ulama, Endin AJ Soefihara.