Penetrasi Pasar, Pemkab Tubaba Sudah Salurkan 6 Ton Beras dan 600 Dus Minyakita

Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat telah menyalurkan 6 ton beras dan 600 dus Minyakita melalui Program Penetrasi Pasar selama Juli 2026 untuk menjaga daya beli masyarakat dan mengendalikan inflasi.

Penetrasi Pasar, Pemkab Tubaba Sudah Salurkan 6 Ton Beras dan 600 Dus Minyakita
Foto: Ilustrasi/Istimewa

TULANGBAWANG BARAT – Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), Lampung, telah menyalurkan 6 ton beras dan 600 dus Minyakita melalui Gerakan Pasar Murah dalam Program Penetrasi Pasar selama Juli 2026 untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Tubaba, Ahmad Nazaruddin, mengatakan penyaluran tersebut dilakukan di sejumlah titik pasar murah sebagai bagian dari upaya pemerintah mengendalikan inflasi daerah.

"Selama Juli 2026, melalui program ini telah tersalurkan sekitar 6 ton beras dan 600 dus Minyakita di sejumlah titik pelaksanaan pasar murah di Kabupaten Tubaba," kata Ahmad saat pelaksanaan pasar murah di Pasar Tradisional Panaragan Jaya, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kamis (16/7/2026).

Pada pelaksanaan kali ini, pemerintah kembali menyediakan 1 ton beras PSHT dan 150 dus Minyakita untuk masyarakat.

Menurut Ahmad, Program Penetrasi Pasar merupakan program Pemerintah Provinsi Lampung yang dilaksanakan bersama 15 kabupaten/kota dan Perum Bulog. Program tersebut direncanakan berlangsung hingga akhir 2026 dengan ketersediaan stok yang dipastikan mencukupi.

Ia menjelaskan, pasar murah digelar secara rutin bekerja sama dengan Perum Bulog untuk menjaga stabilitas harga pangan sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar.

Untuk pemerataan distribusi, setiap warga dibatasi membeli maksimal 2 liter Minyakita dan 2 sak beras kemasan 5 kilogram.

Ahmad berharap Program Penetrasi Pasar dapat menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga bahan pangan sekaligus mendukung pengendalian inflasi di Kabupaten Tulangbawang Barat.