LRC 2026 Tubaba Resmi Ditutup, Pembalap Nasional Kuasai Podium

Ajang Lampung Road Race Championship 2026 resmi berakhir di Tubaba. Diikuti ratusan pembalap lintas daerah, event ini tak hanya jadi panggung adu cepat, tapi juga dorong sport tourism dan ekonomi lokal.

LRC 2026 Tubaba Resmi Ditutup, Pembalap Nasional Kuasai Podium
Foto: Rosid/monologis.id

TULANGBAWANG BARAT — Ajang Lampung Road Race Championship (LRC) 2026 resmi ditutup pada Minggu (19/04/2026), menandai puncak kemeriahan peringatan HUT ke-17 Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba).

Kejuaraan yang digelar selama dua hari di sirkuit non permanen kawasan Komplek Perkantoran Pemda Tubaba ini diikuti sebanyak 256 pembalap dari berbagai daerah, mulai dari Lampung, Sumatera, hingga Pulau Jawa.

Sebanyak 25 kelas diperlombakan dalam ajang ini. Salah satu yang menjadi sorotan adalah kelas Mini GP yang untuk pertama kalinya digelar di sirkuit non permanen di Lampung.

Pemerintah daerah menyebut penyelenggaraan LRC 2026 tidak sekadar ajang balap, tetapi juga bagian dari strategi pembinaan atlet muda di bidang otomotif.

“Ini bukan hanya kompetisi, tapi juga wadah pembinaan dan pengembangan bakat generasi muda,” ujar Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Untung Budiono, mewakili Bupati Tubaba, Novriwan Jaya.

Sejumlah pembalap nasional mendominasi podium juara umum, di antaranya Reza Hanum (kelas 4 Tak Open), Damar Abi Yoga (2 Tak Open), Ihsan Haidar (Matic Open), dan Dika Tiwul (Lokal Lampung).

Selain menghadirkan persaingan ketat di lintasan, event ini juga memberi dampak ekonomi bagi masyarakat. Kehadiran ratusan peserta dan penonton mendorong aktivitas pelaku UMKM di sekitar lokasi.

Pemerintah daerah menilai LRC 2026 menjadi momentum memperkuat posisi Tubaba sebagai salah satu destinasi sport tourism di Lampung, sekaligus membuka peluang penyelenggaraan event serupa di masa mendatang.