Lansia Hilang Ditemukan Tewas di Sungai

Seorang lansia di Tanggamus yang sempat hilang saat ke sawah ditemukan meninggal dunia di aliran sungai. Pencarian warga berakhir duka.

Lansia Hilang Ditemukan Tewas di Sungai
Foto: Istimewa

TANGGAMUS – Kasus hilangnya seorang lansia di wilayah pedesaan kembali berujung tragis setelah korban ditemukan meninggal dunia di aliran sungai, menyoroti risiko keselamatan kelompok rentan di daerah terpencil.

Korban, Ngalimun (68), warga Kecamatan Ulu Belu, sebelumnya dilaporkan hilang sejak Senin (13/4/2026) setelah pergi ke sawah miliknya yang berjarak sekitar dua kilometer dari rumah.

Kapolsek Pulau Panggung, AKP Suamin, mewakili Kepolisian Negara Republik Indonesia, menjelaskan bahwa korban ditemukan pada Rabu dinihari (15/4/2026) sekitar pukul 00.10 WIB di aliran Sungai Way Belu dalam kondisi meninggal dunia.

“Korban ditemukan sekitar 500 meter dari lokasi sawah setelah dilakukan pencarian oleh warga bersama aparat,” ujarnya.

Pencarian dilakukan sejak hari pertama korban dinyatakan hilang, melibatkan warga, aparat desa, serta unsur Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang menyisir area persawahan hingga aliran sungai.

Penemuan jenazah oleh tiga warga setempat mengakhiri pencarian yang berlangsung selama dua hari.

Pihak kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara serta berkoordinasi dengan tenaga medis untuk memastikan kondisi korban.

Namun, keluarga korban menyatakan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.

Jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan pada hari yang sama.

Peristiwa ini menyoroti minimnya sistem perlindungan dan pengawasan bagi lansia di wilayah pedesaan, terutama yang masih beraktivitas sendiri di area berisiko seperti persawahan dan aliran sungai.