Duel Berdarah di Gudang Biliar Pringsewu, 2 Orang Luka Tusuk
Keributan di gudang biliar Pringsewu berujung penusukan dua pengunjung hingga luka serius. Polisi kini masih menyelidiki pelaku dan motif kejadian tersebut.
PRINGSEWU-Aparat Polsek Pringsewu Kota melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di sebuah gudang biliar di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Pringsewu Timur, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, setelah terjadi keributan antar pengunjung yang berujung penusukan pada Minggu malam (21/6/2026).
Dalam peristiwa tersebut, dua orang pengunjung dilaporkan mengalami luka serius akibat senjata tajam dan saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Di lokasi kejadian, polisi memasang garis polisi (police line), mengamankan area, serta mengumpulkan barang bukti dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengungkap kronologi kejadian.
Kapolsek Pringsewu Kota AKP Ramon Zamora membenarkan adanya insiden penganiayaan tersebut. Ia menyebutkan petugas langsung menuju lokasi setelah menerima laporan dari warga sekitar.
“Begitu kami terima informasi sekitar pukul 23.30 WIB, petugas langsung ke lokasi. Di sana memang terjadi keributan antar pengunjung yang kemudian berkembang menjadi pengeroyokan,” kata Ramon, Minggu (21/6/2026).
Akibat kejadian itu, dua korban mengalami luka tusuk dan segera dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Kedua korban diketahui bernama Riyan Saputra (24) dan M. Zidane (22), warga Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus.
Riyan mengalami luka tusuk di bagian paha kiri dan bawah ketiak kiri, sementara Zidane mengalami dua luka tusuk di bagian perut.
Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya tiga stik biliar dalam kondisi rusak serta satu celana jeans pendek berwarna biru yang berlumur darah.
Kapolsek menyampaikan bahwa penyebab pasti keributan masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara mengarah pada persoalan antarpribadi, namun masih terus didalami berdasarkan keterangan saksi dan bukti di lapangan.
“Untuk penyebab pasti masih kami dalami. Kami masih mengumpulkan fakta untuk mengungkap kejadian sebenarnya,” ujarnya.
Ia menegaskan, kepolisian akan menangani kasus tersebut secara profesional serta mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi.
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0
YANTO SUSILO ANWAR Apr 12, 2020 0 2.7k
REDAKSI Jun 3, 2026 0 422
REDAKSI Jun 15, 2026 0 218
ROSID May 27, 2026 0 146
YANTO SUSILO ANWAR May 24, 2026 0 126
