Mirza Tinjau Perbaikan Jalan Suoh
Pemprov Lampung memprioritaskan pembangunan Ruas Suoh–SP Blok 9 di Lampung Barat pada 2026 untuk memperlancar distribusi hasil pertanian dan meningkatkan konektivitas kawasan.
LAMPUNG BARAT – Pemerintah Provinsi Lampung memprioritaskan pembangunan dan preservasi Ruas Suoh–SP Blok 9 di Kabupaten Lampung Barat pada 2026 sebagai upaya memperkuat akses menuju kawasan sentra pertanian.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meninjau langsung progres pembangunan ruas jalan tersebut saat kunjungan kerja di Kecamatan Suoh, Rabu (8/7/2026).
Ruas Suoh–SP Blok 9 memiliki panjang 30,4 kilometer dengan kondisi jalan mantap saat ini mencapai 12 kilometer atau 39,41 persen. Pada 2026, pemerintah melakukan penanganan efektif sepanjang 5,23 kilometer menggunakan konstruksi rigid pavement.
Rahmat Mirzani Djausal mengatakan perbaikan infrastruktur jalan menjadi salah satu solusi untuk mengatasi kendala distribusi hasil pertanian yang selama ini dikeluhkan petani.
"Saya sudah beberapa kali datang ke Suoh dan mendengar langsung keluhan petani. Harga gabah turun karena kondisi jalan rusak, ditambah fasilitas pengering gabah yang belum memadai," ujarnya.
Menurut Mirza, Suoh memiliki potensi besar sebagai penghasil padi, kopi, kakao, kelapa, lada, dan pisang sehingga membutuhkan dukungan infrastruktur yang memadai untuk meningkatkan nilai ekonomi hasil pertanian.
Selain pembangunan jalan, Pemerintah Provinsi Lampung juga menyiapkan program bantuan pupuk hayati cair dan fasilitas produksi pupuk di setiap pekon untuk meningkatkan produktivitas pertanian.
Gubernur juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan agar generasi muda di Suoh mampu mengembangkan potensi daerah.
Pada 2026, Pemprov Lampung juga melaksanakan preservasi Jalan Pekon Balak–Suoh sepanjang 678 meter serta Jalan Liwa–Batas Sumatera Selatan sepanjang 400 meter dengan konstruksi rigid pavement.
Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung, M. Taufiqullah, mengatakan Kabupaten Lampung Barat memiliki lima ruas jalan provinsi dengan total panjang 112,9 kilometer.
Menurutnya, pada 2026 pemerintah melaksanakan empat paket pekerjaan jalan dengan pagu anggaran Rp50,6 miliar. Melalui program tersebut, kondisi jalan mantap di Kabupaten Lampung Barat ditargetkan meningkat dari 79,3 persen menjadi 84,6 persen.
Ia menambahkan, ruas-ruas jalan tersebut memiliki peran strategis dalam mendukung sektor pertanian, perkebunan, pariwisata, perikanan, UMKM, dan ekonomi kreatif di Lampung Barat.
REDAKSI










