BUMDes Sinar Mulya Bangkit, Budidaya Patin Jadi Andalan Ekonomi Desa
BUMDes Sinar Mulya di Desa Pangkal Mas Mulya, Mesuji, sukses mengembangkan budidaya ikan patin dengan modal desa Rp100 juta. Kini memiliki 17 kolam dan menyiapkan diversifikasi usaha untuk meningkatkan ekonomi desa.
MESUJI – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sinar Mulya di Desa Pangkal Mas Mulya, Kecamatan Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji, mulai menunjukkan perkembangan positif melalui usaha budidaya ikan patin yang dikelola menggunakan penyertaan modal desa sebesar Rp100 juta.
Ketua BUMDes Sinar Mulya, Imam Suprapto atau Genzo, mengatakan dirinya menerima amanah memimpin BUMDes setelah melalui musyawarah desa. Saat itu, belum ada warga yang bersedia menjadi pengurus karena khawatir terhadap risiko pengelolaan dana desa.
"Awalnya tidak ada yang mau menjadi pengurus karena khawatir dengan tanggung jawab mengelola dana desa. Akhirnya saya menerima amanah tersebut untuk mengembangkan BUMDes," kata Genzo, Kamis (9/7/2026).
Melalui penyertaan modal tersebut, BUMDes mengembangkan usaha budidaya ikan patin. Saat ini tersedia 17 kolam budidaya yang telah memasuki tahap produksi.
Menurut Genzo, satu siklus budidaya berlangsung sekitar 3,5 bulan dengan hasil panen mencapai sekitar dua ton ikan patin per kolam.
"Satu kolam dapat menghasilkan sekitar dua ton ikan patin siap konsumsi dalam satu kali panen," ujarnya.
Selain budidaya ikan patin, BUMDes Sinar Mulya juga merencanakan pengembangan usaha melalui budidaya ulat magot dan ayam kampung sebagai upaya diversifikasi usaha dan peningkatan pendapatan desa.
Untuk pemasaran hasil produksi, BUMDes menjalin kerja sama dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) penyedia Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah setempat agar hasil panen memiliki pasar yang lebih pasti.
Genzo berharap pengelolaan BUMDes yang dilakukan secara transparan dan profesional dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi contoh pengembangan usaha desa berbasis potensi lokal.
AHMAD FAUZI










