Pemprov Lampung Percepat Pengembangan Bakauheni Harbour City
Pemprov Lampung memperkuat sinergi dengan PT ASDP Indonesia Ferry untuk mengoptimalkan Bakauheni Harbour City sebagai pusat pertumbuhan pariwisata dan ekonomi daerah.
BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung memperkuat kerja sama dengan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) untuk mengoptimalkan kawasan Bakauheni Harbour City (BHC) sebagai pusat pertumbuhan pariwisata dan ekonomi daerah.
Penguatan sinergi tersebut dibahas dalam pertemuan yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan bersama jajaran PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) di ruang kerjanya, Senin (13/7/2026).
Marindo mengatakan sektor pariwisata menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi Lampung. Karena itu, pemerintah daerah terus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk ASDP sebagai pengelola kawasan BHC.
"Pariwisata menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung. Melalui sinergi dengan ASDP, kita ingin memastikan kawasan Bakauheni Harbour City dapat dimanfaatkan secara optimal dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat Lampung," kata Marindo.
Menurutnya, BHC memiliki potensi menjadi kawasan unggulan yang mengintegrasikan sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan pengembangan usaha masyarakat di sekitar kawasan.
Selain itu, kawasan tersebut juga akan diintegrasikan dengan berbagai program strategis daerah dan kalender event pariwisata Lampung untuk meningkatkan daya tarik wisata sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat.
"Kita berharap kawasan ini semakin berkembang sebagai destinasi wisata unggulan, menarik lebih banyak kunjungan wisatawan, serta memberikan multiplier effect bagi pelaku usaha dan masyarakat sehingga berdampak positif terhadap perekonomian Lampung," ujarnya.
Marindo menambahkan, pengembangan BHC membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan agar mampu menjadi salah satu motor pertumbuhan ekonomi baru di Lampung.
Sementara itu, Project Head Bakauheni Harbour City Mario Sardadi mengatakan pengembangan kawasan BHC terus diarahkan agar memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat sekitar.
Menurut Mario, kawasan tersebut memiliki sejumlah potensi, di antaranya keberadaan Menara Siger sebagai ikon Lampung serta peluang kunjungan kapal pesiar yang melintasi kawasan Bakauheni.
"Bakauheni memiliki potensi besar sebagai pintu gerbang Sumatera. Kami ingin pengembangan BHC tidak hanya menghadirkan kawasan wisata, tetapi juga memberikan dampak langsung kepada masyarakat melalui berbagai aktivitas ekonomi dan sosial," katanya.
Untuk meningkatkan daya tarik kawasan, ASDP juga menyiapkan sejumlah agenda, salah satunya Harbour Fest yang dijadwalkan berlangsung pada 8 Agustus 2026.
"Melalui berbagai kegiatan di BHC, kami berharap masyarakat dapat ikut merasakan manfaat dari pertumbuhan kawasan ini. Kolaborasi dengan pemerintah daerah menjadi kunci agar pengembangan Bakauheni Harbour City dapat berjalan dan memberikan dampak berkelanjutan," ujar Mario.
REDAKSI










