Tiga Putri Hijabfluencer Lampung Siap Melaju Nasional

Tiga perwakilan Putri Hijabfluencer Lampung 2026 siap membawa program advokasi ke tingkat nasional. Wagub Jihan Nurlela mendorong program mereka berkelanjutan dan berdampak bagi masyarakat.

Tiga Putri Hijabfluencer Lampung Siap Melaju Nasional
Foto: Istimewa

BANDAR LAMPUNG — Tiga perwakilan Putri Hijabfluencer Lampung 2026 akan membawa sejumlah program advokasi ke ajang tingkat nasional. Mereka sebelumnya bertemu Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela di ruang kerjanya, Selasa (1/9/2026).

Ketiga perwakilan tersebut yakni Winner Putri Hijabfluencer Lampung 2026 Alifia, 1st Runner Up Gerilyana Tryo Putri, dan 2nd Runner Up Putri Azura Krisna Wijayanti. Mereka didampingi Penasehat Putri Hijab Lampung Windy Oktavia.

Dalam audiensi tersebut, ketiganya memaparkan program yang menjadi fokus masing-masing untuk mendorong pemberdayaan perempuan dan meningkatkan kesadaran generasi muda di ruang digital.

Alifia membawa advokasi Digital Value and Awareness (DIVA) yang berfokus pada edukasi penggunaan media sosial secara positif. Program tersebut telah dilakukan melalui kegiatan edukasi dan kunjungan ke sejumlah sekolah.

“Ini bukan sekadar hanya Putri Hijab, tetapi sekarang namanya menjadi Putri Hijabfluencer, yang meng-influence dan juga fokus ke media sosial,” kata Alifia.

Sementara Gerilyana mengusung program Cyber Akhlak, yang mengajak generasi muda menggunakan media sosial secara bijak dan aman. Edukasi telah dilakukan melalui kegiatan sekolah dan workshop, termasuk di wilayah perkampungan.

Gerilyana juga menyampaikan rencana workshop bersama Lampung Cyber Security dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 26 September 2026. Kegiatan tersebut akan membahas etika berinteraksi di ruang digital dan kehidupan sehari-hari serta pentingnya menjaga keamanan akun.

Adapun Azura membawa advokasi Beyond The Veil, yang mendorong perempuan muda, khususnya muslimah, berani mengatasi rasa takut dan mengembangkan potensi diri.

“Veil ini tidak hanya sebagai penutup atau hijab, tetapi juga tentang rasa takut seorang wanita yang sebenarnya memiliki potensi besar,” ujar Azura.

Sebagai content creator, Azura juga memanfaatkan media sosial untuk menyebarluaskan pesan advokasinya. Ia berencana mengembangkan seminar yang mendorong generasi muda mengeksplorasi kemampuan dan potensi diri.

Jihan Dorong Program Berkelanjutan

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mengapresiasi kiprah Putri Hijabfluencer Lampung yang dinilai tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang bagi generasi muda untuk menghasilkan program yang bermanfaat.

“Bagus-bagus programnya. Terima kasih sudah menginisiasi advokasi-advokasi yang adik-adik semua lakukan. Diharapkan bisa berkelanjutan dan bisa berdampak pada masyarakat atau daerahnya,” kata Jihan.

Jihan membuka peluang kolaborasi antara komunitas Putri Hijabfluencer dengan Pemerintah Provinsi Lampung. Ia mendorong para generasi muda mengembangkan program berbasis data dengan memanfaatkan informasi dan program yang dimiliki sejumlah organisasi perangkat daerah.

Di antaranya Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Dinas Pemuda dan Olahraga, serta sektor pariwisata.

Jihan juga meminta ketiga perwakilan Lampung memanfaatkan media sosial untuk memperkenalkan potensi daerah di tingkat nasional.

“Semoga rangkaian acaranya lancar dan adik-adik sekalian bisa mewakili Provinsi Lampung dengan baik, mempresentasikan Lampung dengan baik,” ujarnya.

Dalam audiensi tersebut, Jihan turut memperkenalkan kanal Lampung In, yang disiapkan sebagai sarana masyarakat menyampaikan aspirasi dan laporan terkait ruang publik, pelayanan, serta infrastruktur.

Ia mengajak para content creator ikut mengenalkan kanal tersebut kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya memperkuat partisipasi publik.

Jihan berharap sinergi pemerintah daerah dengan komunitas generasi muda terus berkembang melalui berbagai kegiatan yang positif dan memberikan manfaat bagi masyarakat Lampung.