Minisoccer PWI Lampung Matangkan Persiapan Porwanas

Tim minisoccer PWI Lampung mulai mematangkan persiapan menuju Porwanas XV 2027. Lebih dari 25 wartawan mengikuti seleksi, sementara tim membidik tiket final dan terus memperkuat fisik serta strategi.

Minisoccer PWI Lampung Matangkan Persiapan Porwanas
Foto: Istimewa

BANDAR LAMPUNG — Tim minisoccer PWI Lampung mulai mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) XV 2027. Seleksi dan latihan perdana digelar di Estadio Arena, Bandar Lampung, Sabtu (22/8/2026), dengan diikuti lebih dari 25 wartawan dari berbagai daerah di Lampung.

Ketua Harian HPN 2027 Lampung, Supriyadi Alfian, mengatakan perkembangan tim menunjukkan tren positif. Ia optimistis minisoccer mampu bersaing setelah melihat antusiasme para pemain dalam latihan.

“Berdasarkan laporan penanggung jawab minisoccer, mereka sudah siap. Tadinya saya ragu, tetapi setelah melihat semangat generasi muda ini, saya yakin minisoccer bisa bersaing meraih prestasi,” kata Supriyadi.

Supriyadi bahkan menargetkan tim minisoccer Lampung mampu menembus partai final Porwanas 2027.

“Kita yakin minisoccer ini minimal bisa masuk final di Porwanas. Alhamdulillah kalau bisa juara. Hasil itu bisa diraih dengan penerapan disiplin,” ujarnya.

Meski demikian, persiapan tim masih menghadapi kendala fasilitas latihan. Tim harus menggunakan lapangan berbayar, di antaranya Subanus dan Estadio.

“Di minisoccer ini atletnya sudah semangat, tetapi tempat latihannya masih berbayar. Ini yang harus kita cari solusinya bersama dengan manajer,” kata Supriyadi.

Wakil Ketua PWI Lampung, Syahroni Yusuf, mengatakan persiapan seluruh cabang olahraga untuk Porwanas telah dilakukan sejak awal 2026. Menurutnya, status Lampung sebagai tuan rumah membuat persiapan harus dilakukan secara maksimal.

“Untuk Porwanas saja sudah mendatangkan sekitar 3.000 orang, ditambah HPN sekitar 2.000 orang. Karena itu, kami di PWI saling percaya dan meyakini teman-teman yang mengurus setiap cabang olahraga berkompeten untuk membawa kontingen meraih sukses,” ujarnya.

Syahroni berharap minisoccer dapat menyumbangkan prestasi bagi kontingen Lampung. Apalagi, minisoccer menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan lebih awal dalam Porwanas.

Sementara itu, Penanggung Jawab Minisoccer Elka Mabela mengatakan tim telah menjalani sejumlah sesi latihan sebelum seleksi lanjutan.

Menurut Elka, sebanyak 15 pemain telah terjaring dari rangkaian latihan sebelumnya. Seleksi kali ini difokuskan pada peningkatan kondisi fisik pemain.

“Dari hasil latihan yang kami lakukan, sudah terjaring sebanyak 15 nama. Kegiatan hari ini hanya melanjutkan latihan yang sudah berjalan. Penekanan seleksi kali ini adalah peningkatan fisik agar para pemain lebih baik lagi,” jelasnya.

Elka mengatakan waktu menuju Porwanas masih cukup panjang sehingga tim akan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mematangkan fisik dan strategi permainan.

Setelah seleksi, tim akan melakukan evaluasi dan membuka kemungkinan penambahan pemain sebelum proses entry by name.

“Yang pasti, kami akan terus genjot para pemain, baik fisik maupun strategi. Kami akan menjalankan target-target yang disampaikan PWI dan berusaha meraih hasil yang terbaik,” pungkasnya.

Dengan persiapan yang terus digenjot, PWI Lampung menargetkan tim minisoccer tidak hanya menjadi peserta, tetapi mampu menembus final dan bersaing memperebutkan gelar juara Porwanas XV 2027.