Berdiri Sejak 1979, SDN 2 Rama Nirwana Seputih Raman Bakal Direvitalisasi
SDN 2 Rama Nirwana di Lampung Tengah akan direvitalisasi setelah berdiri sejak 1979 dan belum pernah mendapat renovasi pemerintah. Program revitalisasi 2026 mencakup 89 sekolah di Lampung Tengah.
LAMPUNG TENGAH — SDN 2 Rama Nirwana, Kecamatan Seputih Raman, Kabupaten Lampung Tengah, akan mendapatkan program revitalisasi dari pemerintah pusat setelah puluhan tahun belum menjalani renovasi menyeluruh.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meninjau kondisi sekolah tersebut, Kamis (20/8/2026). Kunjungan itu sekaligus menindaklanjuti program revitalisasi satuan pendidikan pemerintah pusat di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Saat berdialog dengan Kepala SDN 2 Rama Nirwana I Nyoman Sukasana, Mirza mendapat informasi bahwa sekolah yang berdiri sejak 1979 tersebut belum pernah mendapatkan renovasi dari pemerintah. Selama ini, perbaikan dilakukan secara terbatas melalui dukungan komite sekolah.
Mirza mengatakan revitalisasi diharapkan dapat memperbaiki kondisi fisik sekolah sehingga kegiatan belajar mengajar berlangsung lebih aman dan nyaman.
“Sehingga nanti sekolah ini akan direnovasi,” ujar Mirza.
Menurutnya, pembenahan sarana pendidikan harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan sekolah.
“Saya titip anak-anak kita dengan kualitas pendidikan yang baik. Kami berusaha memperbaiki infrastruktur, dan para guru dan kepala sekolah memperbaiki kualitas pendidikan,” katanya.
Mirza menegaskan pembangunan pendidikan tidak cukup hanya melalui perbaikan bangunan. Peningkatan kualitas pembelajaran serta kapasitas guru dan kepala sekolah juga diperlukan agar manfaat program dapat dirasakan langsung peserta didik.
Kepala SDN 2 Rama Nirwana I Nyoman Sukasana mengatakan sekolah membutuhkan perbaikan sejumlah fasilitas, terutama ruang kelas dan perpustakaan.
Menurut Sukasana, kondisi sarana dan prasarana perlu mendapat perhatian agar kegiatan pembelajaran dapat berjalan lebih optimal.
Di sisi lain, sekolah telah menerima fasilitas pembelajaran berupa smart TV dari pemerintah. Perangkat tersebut digunakan untuk mendukung pembelajaran yang lebih interaktif.
Sukasana berharap program revitalisasi dapat menjawab kebutuhan utama sekolah, terutama perbaikan ruangan yang digunakan siswa dalam kegiatan belajar sehari-hari.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Tengah Nur Rohman mengatakan program revitalisasi sekolah dari pemerintah pusat pada 2026 mencakup 89 sekolah di wilayah Lampung Tengah.
Program tersebut mencakup satuan pendidikan jenjang TK hingga SMP, baik sekolah negeri maupun swasta.
Nur Rohman berharap program tersebut mempercepat pemerataan kualitas sarana dan prasarana pendidikan, terutama bagi sekolah yang membutuhkan perbaikan.
Program revitalisasi sekolah merupakan salah satu program prioritas pemerintah pusat untuk meningkatkan layanan pendidikan melalui penyediaan sarana dan prasarana yang layak, aman, dan inklusif.
Intervensi program dapat berupa rehabilitasi ruang kelas, pembangunan ruang kelas baru, perbaikan sanitasi, penyediaan fasilitas pembelajaran, hingga penataan lingkungan sekolah.
REDAKSI











