DPRD Lampung Dukung Pengembangan Panahan Tradisional
DPRD Provinsi Lampung mengapresiasi pelantikan pengurus FESPATI Lampung periode 2026–2031. Organisasi ini diharapkan memperkuat pembinaan atlet sekaligus membangun karakter generasi muda melalui panahan tradisional.
BANDAR LAMPUNG – DPRD Provinsi Lampung menyatakan dukungan terhadap pengembangan olahraga panahan tradisional melalui Federasi Seni Panahan Tradisional Indonesia (FESPATI) sebagai upaya melestarikan budaya sekaligus membangun karakter generasi muda.
Dukungan tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung Muhammad Syukron Muchtar yang mewakili Ketua DPRD Lampung pada pelantikan dan pengukuhan Pengurus Daerah FESPATI Provinsi Lampung masa bakti 2026–2031 di Balai Keratun, Kantor Gubernur Lampung, Selasa (21/7/2026).
Pelantikan yang mengusung tema "Membumikan Panahan, Menjaga Sunnah, Mencetak Generasi Kuat" itu juga dihadiri Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Yanyan Yuhansyah mewakili Gubernur Lampung, Bupati Pringsewu sekaligus Ketua Umum FESPATI Lampung Riyanto Pamungkas, Wakil Ketua I Pengurus Nasional FESPATI Ibnu Sabil Haq, Ketua KORMI Lampung Ansori Yunus, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Dalam sambutan Gubernur Lampung yang dibacakan Yanyan Yuhansyah, disebutkan bahwa pelantikan kepengurusan FESPATI menjadi langkah strategis untuk memperkuat organisasi, membangun sistem pembinaan olahraga yang berkelanjutan, serta memperkokoh peran panahan tradisional dalam pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.
Pemerintah Provinsi Lampung menilai panahan tradisional tidak hanya memiliki nilai olahraga, tetapi juga merupakan warisan budaya yang mengandung nilai disiplin, sportivitas, kesabaran, fokus, dan pengendalian diri.
Karena itu, FESPATI diharapkan mampu menjadi organisasi yang profesional dan adaptif melalui pembinaan atlet usia dini, peningkatan kualitas pelatih dan wasit, serta penguatan sinergi dengan pemerintah daerah, Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI), dunia pendidikan, dan komunitas olahraga.
Kehadiran DPRD Provinsi Lampung dalam pelantikan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan olahraga tradisional yang tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga berperan dalam pelestarian budaya dan pembentukan karakter generasi muda.
REDAKSI











