DisnaKeswan Tubaba Targetkan Layanan Peternakan Terpadu di 60 Tiyuh

DisnaKeswan Tubaba Targetkan Layanan Peternakan Terpadu di 60 Tiyuh
Foto (Istimewa)

TULANGBAWANG BARAT — Monologis.id. Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DisnaKeswan) menargetkan Pelayanan Peternakan Terpadu menjangkau 60 tiyuh di seluruh wilayah Tubaba sepanjang 2026.

Kepala DisnaKeswan melalui Kepala Bidang Pembibitan dan Produksi, Ryan Ardhika, mengatakan hingga akhir Februari 2026 program tersebut telah terealisasi di tujuh tiyuh dan akan terus digencarkan secara masif.

“Target 60 tiyuh adalah bentuk keseriusan kami menjangkau seluruh wilayah Tubaba. Pemerintah hadir langsung di tengah peternak untuk memastikan pelayanan dan solusi nyata,” ujar Ryan, Senin (2/3/2026).

Pelayanan Peternakan Terpadu dilakukan dengan sistem jemput bola, meliputi pelayanan inseminasi buatan (IB), kesehatan hewan, pendampingan reproduksi, praktik pembuatan pakan konsentrat ruminansia, serta edukasi manajemen usaha ternak. Program ini ditujukan untuk meningkatkan produktivitas ternak, menekan angka penyakit, dan memperkuat daya saing peternakan rakyat.

Selain itu, DisnaKeswan Tubaba juga menggulirkan program Inseminasi Buatan (IB) Kambing Gratis dengan target 17.000 dosis sepanjang 2026. Program tersebut ditujukan untuk mempercepat peningkatan populasi sekaligus perbaikan mutu genetik kambing lokal.

“Dengan IB, peternak bisa mendapatkan anakan unggul tanpa memelihara pejantan, sehingga lebih efisien dan aman dari risiko penyakit,” kata Ryan.

Program IB Kambing Gratis juga diproyeksikan menjadi pengungkit ekonomi pedesaan, khususnya untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dan momentum hari besar keagamaan.

Pemkab Tubaba mengajak seluruh peternak aktif memanfaatkan program tersebut dengan mendaftarkan ternaknya kepada petugas inseminator dan mengikuti jadwal pelayanan di masing-masing tiyuh.

Pemerintah daerah optimistis, kolaborasi antara petugas dan peternak akan mendorong sektor peternakan Tubaba tumbuh lebih cepat dan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat.