RSUD Bandar Negara Husada Luncurkan Layanan Unggulan

Kinerja RSUD Bandar Negara Husada mulai menunjukkan lonjakan signifikan. Pemprov Lampung dorong rumah sakit ini jadi rujukan utama dengan inovasi layanan dan ekspansi fasilitas.

RSUD Bandar Negara Husada Luncurkan Layanan  Unggulan
Foto: Istimewa

LAMPUNG SELATAN – Kinerja RSUD Bandar Negara Husada (BNH), Jati Agung, mulai menunjukkan akselerasi signifikan. Pemerintah Provinsi Lampung mendorong rumah sakit ini menjadi pusat rujukan baru, ditandai dengan peluncuran sejumlah layanan kesehatan inovatif dan penguatan sistem pelayanan.

Momentum tersebut terlihat saat Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, meresmikan berbagai layanan baru dalam rangkaian peringatan HUT ke-62 Provinsi Lampung, Kamis (16/4/2026).

Dalam keterangannya, Jihan menegaskan bahwa performa RSUD BNH kini mulai menunjukkan tren positif, baik dari sisi pelayanan maupun pengembangan fasilitas.

“Rumah sakit bukan sekadar tempat berobat, tapi pilar strategis pembangunan daerah. Kita belajar dari pandemi, rumah sakit adalah benteng pertahanan,” ujarnya.

Sejumlah layanan baru yang diluncurkan mempertegas transformasi RSUD BNH, mulai dari layanan uronefrologi, International Certified Vaccine (ICV), klinik mata dan paru, hingga penguatan sistem digital melalui SIMRS. Yang paling menonjol adalah inovasi layanan “Jemput Sigap”, yakni program antar-jemput pasien sekaligus layanan kunjungan medis langsung ke rumah warga.

“Inovasi ini menunjukkan perubahan paradigma. Tenaga kesehatan tidak lagi pasif, tetapi proaktif menjangkau masyarakat,” kata Jihan.

Penguatan layanan ini juga menjadi bagian dari strategi besar pengembangan kawasan Kota Baru. RSUD BNH diproyeksikan menjadi rumah sakit rujukan percontohan yang menopang konsep pembangunan Eco Green City dan Blue Green City di Lampung.

Tak hanya fokus pada layanan medis, RSUD BNH juga menunjukkan kinerja sosial melalui berbagai program kemanusiaan. Dalam kegiatan tersebut, rumah sakit menggandeng sejumlah lembaga untuk menggelar operasi bibir sumbing, pemeriksaan mata gratis, donor darah, hingga layanan kesehatan jiwa.

Direktur RSUD BNH, Sri Aryanti, menyebut seluruh program ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor antara pemerintah dan mitra swasta.

“Ini bentuk nyata sinergi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, bantuan sosial berupa kursi roda dan paket sembako juga disalurkan kepada masyarakat kelompok rentan sebagai bagian dari penguatan fungsi sosial rumah sakit.

Dengan peningkatan layanan dan inovasi yang terus dikembangkan, RSUD BNH kini mulai diposisikan sebagai salah satu pilar utama layanan kesehatan di Lampung—sekaligus menjawab tantangan kebutuhan pelayanan yang semakin kompleks di masa depan.