Tubaba Hibahkan 5 Hektare ke Unila untuk Sekolah Rakyat

Unila meninjau lahan hibah di Tubaba. Kampus siap dukung Sekolah Rakyat, berpotensi jadi pusat pendidikan dan laboratorium akademik.

Tubaba Hibahkan 5 Hektare ke Unila untuk Sekolah Rakyat
Foto: Rosid/monologis.id

TULANGBAWANG BARAT – Universitas Lampung (Unila) mulai mengkaji pemanfaatan lahan hibah seluas 5 hektare di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) sebagai bagian dari penguatan peran kampus dalam pengembangan pendidikan berbasis daerah.

Peninjauan dilakukan langsung oleh Rektor Lusmeilia Afriani bersama jajaran, didampingi Bupati Tubaba, Novriwan Jaya, di Tiyuh Pulung Kencana, Rabu (15/4/2026).

Lahan tersebut merupakan hibah dari pemerintah daerah kepada Unila dan direncanakan akan dimanfaatkan untuk pembangunan Sekolah Rakyat, yang saat ini masih menunggu persetujuan pemerintah pusat.

Rektor Unila menegaskan dukungan terhadap rencana tersebut karena dinilai sejalan dengan prioritas nasional di sektor pendidikan.

“Kami mendukung pemanfaatan lahan ini untuk Sekolah Rakyat. Namun, pelaksanaannya masih menunggu keputusan kementerian terkait,” ujar Lusmeilia.

Selain sebagai fasilitas pendidikan masyarakat, kawasan tersebut juga berpotensi dikembangkan sebagai sarana penunjang akademik, khususnya bagi mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).

Langkah ini dinilai sebagai bagian dari ekspansi peran perguruan tinggi dalam menjawab kebutuhan pendidikan di daerah, sekaligus memperkuat konektivitas antara dunia akademik dan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Tubaba menyatakan dukungan penuh terhadap rencana tersebut dan berharap pemanfaatan lahan dapat memberikan dampak langsung, terutama dalam peningkatan akses dan kualitas pendidikan di wilayah setempat.

Jika terealisasi, proyek ini berpotensi menjadi model kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam membangun ekosistem pendidikan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.