Ribuan Siswa SD-SMP Di Mesuji Terima Bantuan Perlengkapan Sekolah
MESUJI - Monologis.id. Sebanyak 7.491 set perlengkapan sekolah mulai disalurkan kepada peserta didik baru di tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Mesuji. Penyaluran bantuan tersebut dipusatkan di Aula SMP Negeri 2 Mesuji, Kecamatan Tanjung Raya, pada Selasa (3/3/2026).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mesuji, Fittrya Sari, turun langsung mengawasi proses pendistribusian bantuan tersebut. Adapun perlengkapan yang dibagikan terdiri dari satu set seragam merah putih, seragam putih biru, seragam pramuka, seragam olahraga, serta sepatu dan kaos kaki.
Fittrya Sari menjelaskan bahwa bantuan ini diperuntukkan bagi siswa kelas 1 SD dan kelas 7 SMP, baik yang bersekolah di lembaga negeri maupun swasta. Pada tahap awal ini, penyaluran difokuskan untuk sekolah-sekolah yang berada di wilayah Kecamatan Tanjung Raya dan sekitarnya.
"Bantuan seragam perlengkapan sekolah ini diperuntukkan bagi siswa kelas 1 SD dan kelas 7 SMP, baik swasta maupun negeri. Hari ini kita salurkan untuk sekolah di wilayah Kecamatan Tanjung Raya dan sekitarnya," ujar Fittrya Sari di sela-sela kegiatan.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa program ini merupakan realisasi dari janji Bupati Mesuji untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas. Pemerintah daerah berharap dengan adanya bantuan ini, tidak ada lagi siswa yang merasa terbebani atau enggan berangkat sekolah karena kurangnya perlengkapan.
"Ini adalah program janji Bupati Mesuji untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas, serta memastikan tidak ada lagi siswa yang malas berangkat sekolah karena kendala perlengkapan," tambahnya.
Fittrya Sari juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Mesuji, Hj. Elfianah, atas inisiatif dan realisasi program tersebut. Menurutnya, bantuan ini merupakan langkah nyata dalam mewujudkan program wajib belajar 13 tahun di Kabupaten Mesuji.
"Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada Ibu Bupati Mesuji, Hj. Elfianah, atas ide dan janji yang telah terwujud ini. Ini adalah bagian dari upaya mewujudkan wajib belajar 13 tahun," pungkasnya.
AHMAD FAUZI








