Jalan Sawah Pesibar Dikebut Demi Swasembada
Pemkab Pesisir Barat mengajukan pembangunan akses jalan di kawasan persawahan untuk mendukung mobilitas petani dan mempercepat target swasembada pangan nasional.
PESISIR BARAT — Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, mempercepat rencana pembangunan akses jalan di kawasan persawahan guna mendukung program swasembada pangan nasional.
Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), pemkab tengah menyiapkan pengajuan proyek tersebut ke Kementerian Pekerjaan Umum setelah mendapat arahan langsung dari pemerintah pusat.
Kabid Bina Marga DPUPR Pesibar, Ramadan Yusuf Afif, mengatakan pembangunan jalan menjadi kebutuhan mendesak karena banyak area persawahan belum memiliki akses memadai, sehingga menghambat distribusi hasil pertanian.
“Selama ini akses ke lahan pertanian masih terbatas. Ini berdampak pada mobilisasi sarana produksi dan hasil panen,” ujarnya, Senin (6/4/2026).
Ia menegaskan, proyek ini menjadi bagian dari dukungan daerah terhadap program ketahanan pangan yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto.
Sejumlah wilayah menjadi prioritas pengajuan, yakni Kecamatan Pesisir Selatan, Ngambur, dan Bangkunat—daerah dengan potensi pertanian yang cukup besar namun minim infrastruktur pendukung.
Pemkab menargetkan pembangunan dapat mulai direalisasikan pada Tahun Anggaran 2027, dengan fokus utama membuka konektivitas lahan produksi.
Tanpa akses jalan yang memadai, distribusi hasil panen dinilai tidak efisien, bahkan berpotensi menekan harga jual di tingkat petani.
“Kalau akses lancar, biaya distribusi turun dan nilai jual bisa meningkat. Ini kunci mendorong kesejahteraan petani,” jelasnya.
Pembangunan jalan sawah ini diharapkan tidak hanya memperlancar logistik pertanian, tetapi juga menjadi fondasi penguatan ekonomi desa berbasis sektor pangan.
Pemkab optimistis, jika usulan tersebut disetujui, percepatan infrastruktur pertanian akan berdampak langsung pada peningkatan produksi dan mempercepat tercapainya swasembada beras di daerah.
NOVAN ERSON










