Tubaba Gandeng Universitas Brawijaya Bentuk Tiyuh Batik
Pemkab Tulangbawang Barat menggandeng Universitas Brawijaya untuk mempersiapkan pembentukan Tiyuh Batik sebagai pusat pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal.
TULANGBAWANG BARAT– Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) menggandeng Universitas Brawijaya (UB) Malang untuk mempersiapkan pembentukan Tiyuh Batik sebagai upaya mengembangkan ekonomi kreatif berbasis potensi budaya dan kearifan lokal.
Rencana tersebut dibahas dalam rapat daring yang diikuti Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Tulangbawang Barat Eri Budi Santoso bersama tim Universitas Brawijaya, Senin (20/7).
Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas langkah awal pembentukan Tiyuh Batik yang diharapkan menjadi pusat pengembangan industri batik khas daerah sekaligus memperkuat sektor ekonomi kreatif di Kabupaten Tulangbawang Barat.
Pemerintah Kabupaten Tubaba berharap Universitas Brawijaya dapat memberikan pendampingan sekaligus memfasilitasi penyusunan proposal kegiatan sebagai salah satu tahapan penting dalam proses pembentukan Tiyuh Batik.
Menanggapi hal tersebut, tim Universitas Brawijaya menyatakan kesiapan mendampingi pemerintah daerah menyusun proposal secara sistematis agar program dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi daerah.
Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kabupaten Tubaba akan menyiapkan berbagai data dan informasi pendukung yang diperlukan sebagai bahan penyusunan proposal. Data tersebut akan menjadi dasar dalam merancang program, strategi, serta tahapan pelaksanaan pembentukan Tiyuh Batik.
Melalui kolaborasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat berharap Tiyuh Batik dapat segera terwujud sebagai pusat pengembangan batik khas daerah. Selain melestarikan budaya lokal, program ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan industri batik, membuka peluang usaha baru, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan sektor ekonomi kreatif.











