Jihan Sidak MBG Hari Pertama Sekolah
Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di dua sekolah dan dapur SPPG untuk memastikan program berjalan optimal.
BANDAR LAMPUNG – Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di hari pertama masuk sekolah di SD Negeri 01 Ketapang dan SMP YPPL Panjang, Kota Bandar Lampung, Senin (13/7/2026).
Peninjauan dilakukan untuk memastikan program berjalan lancar sejak hari pertama kegiatan belajar mengajar dimulai.
Di kedua sekolah tersebut, Jihan menyapa siswa dan guru serta melihat langsung proses pembagian makanan. Ia juga berdialog dengan para siswa mengenai menu yang disajikan, lauk favorit, hingga pengalaman mereka mengikuti program MBG.
Para guru menyampaikan pelaksanaan program sejauh ini berjalan lancar tanpa kendala berarti. Mereka juga mengungkapkan antusiasme siswa terhadap makanan yang disajikan, sekaligus memberikan masukan terkait variasi menu yang lebih sesuai dengan selera anak.
Usai meninjau sekolah, Jihan melanjutkan kunjungan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Bandar Lampung di Kecamatan Panjang.
Di lokasi tersebut, ia berdiskusi dengan pengelola dan ahli gizi mengenai penyusunan menu, standar porsi sesuai kelompok usia, penerapan standar operasional prosedur (SOP), proses sertifikasi dan perizinan, hingga kesiapan sarana dan prasarana, termasuk Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).
Jihan juga menyoroti pentingnya pengelolaan sisa makanan agar tidak terbuang sia-sia. Menurutnya, limbah makanan dapat diolah menjadi kompos maupun dimanfaatkan sebagai pakan maggot sehingga memberikan nilai tambah.
Peninjauan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Lampung memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis berjalan optimal, mulai dari proses penyediaan makanan di dapur hingga diterima oleh para siswa.
Pelaksanaan MBG di Lampung juga mengacu pada sinergi pengawasan antara Badan Gizi Nasional dan Kejaksaan Republik Indonesia. Pengawasan dilakukan melalui evaluasi rutin setiap bulan dan inspeksi lapangan secara berkala.
Selain itu, diterapkan transparansi menu dan harga makanan di setiap SPPG, penyediaan kanal pengaduan masyarakat, serta pengelolaan sisa makanan yang masih layak dimanfaatkan. Pemerintah juga mendorong keterlibatan koperasi, UMKM, dan BUMDes dalam penyediaan bahan baku untuk menjaga kualitas sekaligus menggerakkan perekonomian lokal.
Melalui peninjauan tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung berharap Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi kesehatan serta tumbuh kembang peserta didik.
REDAKSI










