Janda di Tulangbawang Tewas dengan 12 Luka Tusuk

Janda di Tulangbawang Tewas dengan 12 Luka Tusuk
Foto: Istimewa

TULANGBAWANG – Warga Kampung Gedungjaya, Kecamatan Rawapitu, Kabupaten Tulangbawang, Lampung digegerkan dengan aksi pembunuhan terhadap seorang wanita berstatus janda.

Korban NF (30) ditemukan tewas dengan 12 luka tusuk di dapur rumahnya. Sedangkan pelaku seorang pria berinisial IN (35), warga Kampung Rawaragil, Kecamatan Rawapitu.

Tukimin (63), saksi mata sekaligus ayah korban menceritakan, pada Minggu (11/12/2022) sekira pukul 09.00 WIB pelaku datang ke rumah korban. Karena korban sedang keluar, Tukimin lalu mempersilakan pelaku masuk untuk menunggu.

Satu jam kemudian korban tiba di rumah. Pelaku langsung menemui korban ke dapur.

Sekira pukul 11.35 WIB, Tukimin mendengar suara teriakan dan langsung melihat ke dapur. Di sana korban dan pelaku sudah dalam keadaan tergeletak bersimbah darah.

Melihat peristiwa mencekam tersebut, Tukimin lalu melaporkannya ke Polisi.

Aparat Polres Tulangbawang yang tiba di lokasi langsung melakukan penyelidikan dan memeriksa 5 orang saksi.

“Dapat disimpulkan bahwa NF telah menjadi korban pembunuhan yang dilakukan oleh pelaku IN. Pelaku menikam korban menggunakan pisau dapur. Setelah itu pelaku melakukan bunuh diri dengan menusukan pisau yang sama ke tubuhnya. Hal tersebut terlihat dari hasil olah TKP ditemukan sarung pisau yang masih berada di pinggang pelaku," jelas Kasat Reskrim, AKP Wido Dwi Arifiya Zaen mewakili Kapolres Tulang Bawang AKBP Hujra Soumena, Selasa (13/12/2022).

Hasil Visum et Repertum (VER) yang di keluarkan oleh Puskesmas Rawa Pitu, pada tubuh korban ditemukan 12 luka dibagian sebelah kanan, dan pada tubuh pelaku ditemukan 3 luka tusuk di bagian dada sebelah kiri.

Ia menambahkan, korban berstatus janda, sedangkan pelaku berstatus masih memiliki istri dan anak. Mereka ini memiliki hubungan asmara dan penyebab pelaku membunuh korban karena pelaku cemburu pada korban.

"Dihari pelaku membunuh korban, pelaku sebelumnya sempat membuat status di media sosial facebook (FB) miliknya dengan kata-kata 'saiki koe tak bebasne ne gor arep dadi lonte ngolek duit sing jaremu cepet selagi enek kesempatan' dan pelaku kembali menulis status di FBnya dengan kalimat 'buat keluarga ku semuanya jangan sedih ikhlas tabah mungkin inilah jalan hidupku', yang diunggah pada hari dan jam yang sama," imbuh Kasat Reskrim.