Bupati Tubaba Ikuti Kursus Lemhannas

Bupati Tulangbawang Barat Novriwan Jaya mengikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Lemhannas RI untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan dan tata kelola pemerintahan.

Bupati Tubaba Ikuti Kursus Lemhannas
Bupati Tulangbawang Barat Novriwan Jaya | Foto: Istimewa

TULANGBAWANG BARAT – Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba), Novriwan Jaya, mengikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Angkatan III Tahun 2026 yang diselenggarakan Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri dan Purnomo Yusgiantoro Center (PYC).

Program tersebut berlangsung pada 14–28 Juli 2026 dengan rangkaian pembelajaran di Jakarta dan Singapura.

KPPD merupakan program penguatan kapasitas kepala daerah yang bertujuan membentuk pemimpin yang visioner, adaptif, inovatif, serta memiliki karakter kebangsaan dalam menghadapi tantangan pembangunan dan dinamika global.

Selama mengikuti kegiatan di Lemhannas RI, para peserta menerima pembekalan mengenai berbagai isu strategis, seperti ketahanan nasional, geopolitik global, integritas kepemimpinan, komunikasi publik, kepemimpinan adaptif, hingga tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Peserta juga dijadwalkan mengikuti Executive Training Program di Singapura yang membahas praktik terbaik tata kelola pemerintahan, transformasi digital, pembangunan berkelanjutan, peningkatan pelayanan publik, serta kemitraan antara pemerintah dan sektor swasta.

Sebagai bagian dari program, setiap kepala daerah diwajibkan menyusun Rencana Aksi (Renaksi) yang akan menjadi implementasi hasil pembelajaran selama mengikuti KPPD.

Renaksi tersebut disusun dengan pendampingan tim pembimbing dan akan dipresentasikan pada akhir kegiatan sebagai bentuk komitmen peserta dalam mendukung percepatan pembangunan daerah.

Novriwan Jaya mengatakan keikutsertaannya dalam KPPD menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan kepemimpinan sekaligus memperkuat jejaring kerja sama antardaerah.

"KPPD ini menjadi ruang belajar yang sangat strategis bagi para kepala daerah untuk memperkaya perspektif kepemimpinan, memahami tantangan pembangunan secara komprehensif, sekaligus merumuskan langkah-langkah inovatif yang dapat diterapkan di daerah," kata Novriwan.