Coffee Expo Angkat Kopi Lampung ke Panggung Wisata

Coffee Expo dalam Festival Krakatau XXXV menjadi ajang promosi kopi Lampung sekaligus mendorong komoditas unggulan tersebut menjadi bagian dari identitas pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.

Coffee Expo Angkat Kopi Lampung ke Panggung Wisata
Foto: Istimewa

BANDAR LAMPUNG — Pemerintah Provinsi Lampung mendorong kopi menjadi bagian dari identitas pariwisata dan ekonomi kreatif daerah melalui Coffee Expo dan Cup Taster Competition 2026 dalam rangkaian Festival Krakatau XXXV.

Kegiatan yang digelar Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung tersebut berlangsung di Lapangan Saburai, Bandar Lampung, Jumat (28/8/2026).

Coffee Expo menjadi ruang promosi untuk memperkenalkan kopi Lampung sekaligus memperkuat citra komoditas tersebut sebagai salah satu produk unggulan daerah.

Sebagai salah satu wilayah penghasil kopi, Lampung memiliki potensi yang tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga dapat dikembangkan sebagai bagian dari daya tarik pariwisata dan identitas daerah.

Salah satu agenda yang menjadi perhatian dalam Coffee Expo adalah Cup Taster Competition 2026. Kompetisi tersebut diikuti 24 peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari pelaku industri kopi hingga masyarakat umum.

Para peserta diuji kemampuannya mengenali dan membedakan karakteristik serta cita rasa kopi melalui proses pencicipan.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana edukasi untuk meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap kualitas dan keberagaman kopi Lampung.

Sebanyak tiga peserta terbaik akan mendapatkan hadiah berupa uang tunai, sertifikat, dan plakat.

Pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah dihadiri Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung Tony Ferdinansyah serta perwakilan Kedutaan Besar Jepang, Hasegawa Takuya.

Kehadiran perwakilan pemerintah dan pihak internasional tersebut turut menunjukkan dukungan terhadap pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif Lampung, khususnya melalui komoditas kopi.

Penyelenggaraan Coffee Expo dan Cup Taster Competition menjadi bagian dari upaya Pemprov Lampung memanfaatkan Festival Krakatau sebagai ruang promosi produk unggulan daerah.

Melalui kegiatan tersebut, kopi Lampung tidak hanya diperkenalkan sebagai komoditas perkebunan, tetapi juga didorong menjadi bagian dari pengalaman wisata dan penguatan ekonomi kreatif daerah.