Satlinmas Didorong Lebih Profesional dan Responsif Hadapi Bencana
Satlinmas didorong menjadi organisasi yang profesional, solid, dan responsif dalam menghadapi bencana serta menjaga ketertiban masyarakat. Penguatan peran Linmas juga diarahkan untuk memperkuat deteksi dini dan koordinasi di tingkat daerah.
BANDAR LAMPUNG — Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) didorong bertransformasi menjadi organisasi yang profesional, solid, dan responsif dalam menghadapi bencana serta berbagai dinamika ketertiban di daerah.
Dorongan tersebut disampaikan dalam Apel Akbar Satlinmas dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang dirangkaikan dengan Deklarasi Pengukuhan serta Pelantikan DPP dan DPD Satlinmas Indonesia di Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (28/8/2026).
Ketua Pembina Satlinmas sekaligus Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengatakan keberadaan Satlinmas harus diwujudkan melalui pengabdian nyata di lapangan dan sinergi dengan pemerintah serta masyarakat.
“Satlinmas tidak perlu berlomba menjadi besar dalam nama. Yang terpenting adalah kuat dalam pengabdian, tertib dalam organisasi, dan nyata dalam karya. Jaga keamanan masyarakat, jaga persatuan, dan jangan pernah menempatkan kepentingan organisasi di atas kepentingan bangsa dan negara,” tegas Maruli.
Sementara itu, mewakili Koordinator Satlinmas, Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus menilai Satlinmas memiliki posisi strategis karena berada paling dekat dengan masyarakat.
Menurut dia, dalam penanganan bencana, Satlinmas dapat menjadi penghubung antara masyarakat dengan pemerintah dan unsur terkait. Peran tersebut meliputi penyampaian informasi, dukungan kesiapsiagaan, hingga membantu masyarakat saat terjadi bencana sesuai tugas dan kewenangan.
“Dalam setiap tahapan penanganan bencana, Satlinmas dapat membantu menyampaikan informasi, mendukung kesiapsiagaan, serta membantu masyarakat sesuai kemampuan dan kewenangannya. Penanganan bencana tidak berhenti pada evakuasi, tetapi juga mencakup pemulihan kehidupan masyarakat,” ujar Wiyagus.
Selain penanganan bencana, Satlinmas juga didorong terlibat dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Peran tersebut dapat dilakukan melalui deteksi dini, pemantauan kondisi lingkungan, serta edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Linmas Bandar Lampung Perkuat Koordinasi
Peran Linmas juga dijalankan di tingkat daerah, termasuk di Kota Bandar Lampung.
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengatakan Linmas selama ini membantu masyarakat dalam berbagai situasi, mulai dari penanganan bencana, kegiatan sosial, hingga edukasi terkait pembangunan daerah.
“Alhamdulillah, untuk Linmas kita selalu siap membantu masyarakat saat ada bencana, kegiatan sosial, dan edukasi terkait pembangunan Kota Bandar Lampung. Linmas kita juga selalu berkoordinasi dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas terkait dinamika yang terjadi di lapangan,” ungkap Eva.
Penguatan kapasitas Satlinmas diharapkan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat, mempercepat penyampaian informasi dari lapangan, serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, pemadam kebakaran, dan unsur terkait dalam menghadapi situasi darurat.











