BRN Bantah Pernyataan soal Budi Ari

Ketua Umum BRN Regen menegaskan pernyataan yang dikaitkan dengan organisasinya terkait Budi Ari bukan sikap resmi BRN dan tidak mewakili mandat organisasi.

BRN Bantah Pernyataan soal Budi Ari
Ketua Umum BRN, Regen | Foto: Istimewa

JAKARTA — Ketua Umum Brigade Rakyat Nusantara (BRN), Regen, membantah pernyataan yang beredar dan dikaitkan dengan organisasinya terkait sosok Budi Ari.

Dalam keterangan pers pada Selasa (25/8/2026), Regen menegaskan pernyataan yang beredar melalui video tersebut bukan sikap resmi maupun kebijakan BRN.

“Kami tidak mengetahui sama sekali cerita maupun isi pernyataan yang tersebar lewat video tersebut. Saya tegaskan secara tegas: hal-hal yang dibicarakan tidak ada hubungannya dengan organisasi kami dan tidak mewakili pandangan maupun sikap resmi BRN,” ujar Regen.

Ia mengatakan, apabila ada pihak yang menyampaikan pernyataan tersebut dengan mengatasnamakan BRN, pihak tersebut disebut tidak memiliki mandat untuk mewakili organisasi.

Regen juga menegaskan BRN tetap berkomitmen mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka hingga 2029.

“Tugas pokok, janji serta tekad kita sudah jelas dan tak tergoyahkan: membantu, mendukung sepenuhnya, serta mengawal jalannya pemerintahan Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sampai selesai masa bakti tahun 2029,” katanya.

Menurut Regen, BRN juga akan terus mendorong keberlanjutan kepemimpinan Prabowo-Gibran setelah periode tersebut.

Fokus pada Kegiatan Kemanusiaan

Di tengah isu yang beredar, Regen mengatakan BRN saat ini lebih memprioritaskan kegiatan sosial dan kemanusiaan di sejumlah daerah.

Ia menyebut baru kembali dari Nusa Tenggara Timur, khususnya Pulau Flores, untuk membantu masyarakat yang terdampak gempa bumi.

Menurutnya, bantuan dibutuhkan warga berupa makanan, sandang, tempat berlindung, serta dukungan untuk memulihkan kehidupan pascabencana.

Regen mengatakan BRN juga mencermati kondisi sejumlah wilayah di Kalimantan dan Sumatera yang menghadapi kebakaran hutan dan lahan.

“Di situlah letak perhatian, tenaga, serta pikiran BRN: membantu meringankan beban masyarakat, bekerja bahu-membahu bersama pemerintah pusat maupun daerah, gotong royong menolong sesama tanpa memandang suku, ras, maupun agama,” ujarnya.

Ia menegaskan organisasi tidak ingin terpecah oleh isu yang dinilai tidak berkaitan dengan agenda BRN.

“Kami tidak akan teralihkan, tidak akan terpecah belah, serta tidak meluangkan waktu menanggapi hal-hal yang tidak berkaitan dengan amanah rakyat,” kata Regen.

BRN, lanjutnya, akan memfokuskan kegiatan pada pelayanan masyarakat, menjaga persatuan serta mendukung program pemerintah.