PKK Lampung Dorong Pekon Sukarame Perkuat Ekonomi Keluarga
TP PKK Provinsi Lampung mendorong Pekon Sukarame, Lampung Barat, memperkuat pemberdayaan keluarga melalui program kesehatan, penanganan stunting, ketahanan pangan, dan pengembangan ekonomi keluarga.
LAMPUNG BARAT — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza mendorong Pekon Sukarame, Kecamatan Balik Bukit, Kabupaten Lampung Barat, memperkuat program pemberdayaan keluarga secara berkelanjutan.
Hal tersebut disampaikan Purnama Wulan saat mengikuti Pembinaan dan Pencanangan Desa Tapis Pekon Sukarame melalui Zoom Meeting dari Kantor TP PKK Provinsi Lampung, Selasa (8/9/2026).
Menurut Purnama Wulan, program Pekon Tapis merupakan bagian dari upaya TP PKK Lampung memperkuat pelaksanaan 10 Program Pokok PKK melalui pembinaan yang berkesinambungan.
Ia menekankan agar pembinaan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menghasilkan perubahan yang dapat dirasakan masyarakat, terutama dalam bidang kesehatan, ketahanan pangan, pendidikan keluarga, lingkungan, dan ekonomi.
“Pencanangan Pekon Tapis merupakan usaha kita bersama, kolaborasi kita bersama-sama untuk membangun keluarga yang sejahtera,” kata Purnama Wulan.
Salah satu program yang mendapat perhatian adalah layanan kesehatan dan upaya percepatan penurunan stunting. Di Pekon Sukarame telah dilakukan pemeriksaan kesehatan gratis bersama Dinas Kesehatan.
Selain pemeriksaan kesehatan, upaya penanganan stunting dilakukan melalui pelayanan posyandu, pemberian susu bagi balita dan ibu hamil, bantuan sembako, serta pembangunan jamban sehat bagi keluarga berisiko stunting.
Purnama Wulan mengatakan penanganan stunting tidak cukup hanya melalui pemenuhan gizi dan pemeriksaan kesehatan. Faktor sanitasi dan kebersihan lingkungan juga perlu diperhatikan.
“Usaha kita bersama dalam menekan angka stunting itu tidak hanya dari asupan gizi. Tidak hanya dari pengecekan kesehatan yang ada di pekon ataupun desa. Tetapi faktor-faktor penunjang untuk sanitasi, untuk jambanisasi, untuk lingkungan rumah yang bersih ini sangat amat menjadi faktor yang harus kita perhatikan sama-sama,” ujarnya.
Dorong Ketahanan Pangan dari Pekarangan
TP PKK Lampung juga mendorong pemanfaatan pekarangan sebagai bagian dari ketahanan pangan keluarga.
Di Pekon Sukarame, kebun kolektif PKK dikembangkan dengan sejumlah komoditas seperti cabai, tomat, terong, selada, seledri, dan kangkung.
Warga juga mengembangkan budidaya ikan lele dalam ember yang dipadukan dengan penanaman kangkung.
Purnama Wulan menilai pemanfaatan pekarangan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga sekaligus berpotensi meningkatkan pendapatan dan mendukung pengendalian inflasi.
“Artinya seluruh warga bisa untuk mensosialisasikan, mencoba ini pasti manfaat sekali untuk keluarga kita,” katanya.
Di sektor ekonomi keluarga, TP PKK Provinsi Lampung memberikan bantuan mesin jahit kepada kelompok perempuan kepala keluarga serta oven untuk mendukung usaha ekonomi produktif melalui program Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K).
Purnama Wulan berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan keterampilan dan pendapatan keluarga.
“Mudah-mudahan kami berharap ibu-ibu kepala keluarga dapat senantiasa semangat untuk meningkatkan penghasilan keluarga, untuk menopang perekonomian keluarga,” ujarnya.
Selain itu, kegiatan Pembinaan dan Pencanangan Desa Tapis Pekon Sukarame diisi dengan penyerahan buku cerita rakyat Lampung, bantuan bagi lansia dan penyandang disabilitas, bantuan Al-Qur'an, serta beasiswa bagi hafiz Al-Qur'an.
Purnama Wulan menegaskan keberlanjutan program membutuhkan kolaborasi antara TP PKK, pemerintah daerah, kader PKK, kader posyandu, dan masyarakat.
Ia meminta seluruh pihak terus memantau dan mengevaluasi pelaksanaan program Pekon Tapis agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan.
Purnama Wulan berharap Pekon Tapis Sukarame dapat berkembang menjadi gerakan bersama untuk memperkuat keluarga yang sehat, mandiri, berkualitas, dan sejahtera.
REDAKSI











