Pelau Curat Ditangkap 3 Jam Usai Polisi Terima Laporan

Aksi pencurian dini hari di Lampung Tengah berhasil diungkap hanya dalam hitungan jam. Polisi menangkap pelaku saat tertidur, menegaskan respons cepat aparat terhadap laporan warga.

Pelau Curat Ditangkap 3 Jam Usai Polisi Terima Laporan
Foto: Istimewa

LAMPUNG TENGAH — Aksi pencurian dengan pemberatan (curat) yang terjadi saat warga terlelap di Lampung Tengah berhasil diungkap cepat oleh aparat kepolisian. Pelaku bahkan diringkus hanya dalam waktu tiga jam setelah laporan diterima.

Peristiwa itu menimpa YN (60), warga Kampung Gunung Agung, Kecamatan Terusan Nunyai, pada Senin dini hari (20/4/2026) sekitar pukul 00.30 WIB. Korban baru menyadari rumahnya dibobol saat pagi hari ketika hendak memberi makan kucing.

Barang miliknya berupa satu unit salon aktif dan flashdisk raib dari samping rumah. Hasil olah tempat kejadian perkara menunjukkan pelaku masuk dengan cara memanjat pagar sebelum menggondol barang.

Kerugian korban ditaksir sekitar Rp600 ribu. Meski nilainya relatif kecil, kasus ini menyoroti kerentanan keamanan permukiman warga pada malam hari.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Tekab 308 Presisi Polsek Terusan Nunyai bergerak cepat. Dalam waktu kurang dari tiga jam, polisi berhasil mengamankan pelaku berinisial DI (26), warga setempat, saat tertidur di rumahnya sekitar pukul 10.00 WIB.

Mewakili Kapolres Lampung Tengah, Charles Pandapotan Tampubolon, Kapolsek Terusan Nunyai Daniel Hamidi menegaskan bahwa pengungkapan cepat ini merupakan komitmen kepolisian dalam merespons laporan masyarakat.

“Kami berkomitmen merespons setiap laporan dengan cepat dan profesional. Masyarakat juga kami imbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hari,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengaku nekat mencuri karena tekanan ekonomi. Saat ini, pelaku telah diamankan dan dijerat Pasal 477 KUHP dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa kejahatan kecil sekalipun tetap menjadi ancaman nyata, terutama di tengah kondisi ekonomi yang menekan.