Egi Resmikan Jalan Desa, Ekonomi Palas Digenjot

Bupati Lampung Selatan meresmikan ruas jalan strategis penghubung tiga desa di Kecamatan Palas. Infrastruktur senilai Rp12,65 miliar ini diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi warga hingga memperluas distribusi hasil UMKM.

Egi Resmikan Jalan Desa, Ekonomi Palas Digenjot
Foto: Istimewa

LAMPUNG SELATAN – Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, meresmikan ruas jalan kabupaten Bumi Daya–Bumirestu–Trimomukti (R.051) di Desa Bumi Daya, Kecamatan Palas, Selasa (21/4/2026).

Peresmian ini menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong akselerasi ekonomi pedesaan yang selama ini terkendala akses infrastruktur.

Ruas jalan sepanjang sekitar 8 kilometer tersebut dibangun dengan konstruksi rabat beton selebar 4 meter dan ketebalan 15 sentimeter. Bahu jalan turut diperkeras untuk meningkatkan daya tahan serta kenyamanan pengguna.

Proyek yang menghubungkan tiga desa—Bumi Daya, Bumirestu, dan Trimomukti—itu dibiayai melalui APBD 2025 dengan pagu anggaran sebesar Rp12,65 miliar.

Bupati Radityo Egi Pratama menegaskan, keberadaan jalan ini memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Palas yang didominasi sektor pertanian dan UMKM.

“Jalan ini menjadi akses vital bagi masyarakat. Kami berharap mampu mempercepat mobilitas barang dan orang serta meningkatkan kesejahteraan warga,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga infrastruktur agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Dampak pembangunan mulai dirasakan warga. Caswen, pelaku UMKM olahan singkong di Desa Bumi Daya, mengaku distribusi produknya kini jauh lebih lancar dibanding sebelumnya.

“Dulu jalan sulit dilalui, sekarang sudah bagus. Distribusi lebih cepat, pasar kami juga semakin luas,” katanya.

Dengan akses transportasi yang membaik, produk seperti tiwul, gaplek, dan tepung mocaf kini mampu menembus pasar luar daerah.

Pemerintah daerah menargetkan pembangunan jalan ini menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus memperkuat konektivitas wilayah di Lampung Selatan.