Perebutan Kursi Ketua Golkar Pesisir Barat Dibuka

Persaingan menuju kursi Ketua DPD Golkar Pesisir Barat mulai memanas jelang Musda. Sejumlah nama mencuat, namun peluang semua kandidat masih terbuka.

Perebutan Kursi Ketua Golkar Pesisir Barat Dibuka
Foto: Novan Erson/monologis.id

PESISIR BARAT — Kontestasi internal Partai Golkar di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, mulai memanas jelang Musyawarah Daerah (Musda) III yang dijadwalkan pada 26 April 2026. Panitia resmi membuka pendaftaran bakal calon (balon) Ketua DPD Partai Golkar Pesisir Barat untuk periode 2026–2031, menandai dimulainya pertarungan perebutan kursi pimpinan partai di tingkat daerah.

Ketua Steering Committee Musda III, I Gusti Kade Artawan, mengatakan pengambilan formulir dibuka sejak 21 hingga 24 April 2026 pukul 24.00 WIB. Momentum ini menjadi pintu awal bagi para kader untuk menguji kekuatan politiknya di internal partai.

“Semua kader memiliki kesempatan yang sama untuk maju sebagai calon ketua, selama memenuhi syarat administrasi dan dukungan,” ujar Kade dalam konferensi pers di Sekretariat DPD Partai Golkar Pesisir Barat, Selasa (21/4/2026).

Sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi di antaranya kepemilikan KTP dan KTA Golkar, ijazah minimal Diploma 3, hingga rekam jejak kepengurusan minimal satu periode. Selain itu, calon diwajibkan mengantongi dukungan sedikitnya 30 persen pemilik hak suara dari unsur pimpinan kecamatan (PK) dan organisasi sayap partai.

Tak hanya itu, setiap kandidat juga harus menyiapkan visi-misi serta dokumen pendukung lain sebagai bagian dari proses seleksi.

Di tengah proses penjaringan, dinamika politik mulai terasa dengan munculnya sejumlah nama yang disebut-sebut bakal maju. Salah satu figur yang santer diperbincangkan adalah Argento. Meski demikian, panitia menegaskan belum ada kandidat yang diunggulkan.

“Itu masih sebatas kabar. Semua kandidat punya peluang yang sama, hasilnya akan ditentukan dalam Musda nanti,” tegas Kade.

Musda III sendiri diproyeksikan menjadi ajang konsolidasi besar Partai Golkar di Pesisir Barat, dengan kehadiran pengurus DPD Golkar Provinsi Lampung serta ratusan kader dan organisasi sayap. Total peserta diperkirakan mencapai sekitar 1.000 orang.

Kontestasi ini dipandang krusial karena akan menentukan arah kepemimpinan dan strategi politik Partai Golkar di Pesisir Barat dalam lima tahun ke depan, termasuk menghadapi agenda politik mendatang.