Musrenbang RKPD 2027 Lampung Selatan Digelar Maraton di 17 Kecamatan
Pemkab Lampung Selatan menyiapkan Musrenbang RKPD 2027 yang digelar maraton di 17 kecamatan dengan layanan publik gratis dan bazar UMKM.
LAMPUNG SELATAN-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 yang akan digelar secara maraton di seluruh 17 kecamatan.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Lampung Selatan Supriyanto bersama para pejabat utama, kepala perangkat daerah, dan para camat di Aula Krakatau, Kantor Bupati Lampung Selatan, Rabu (28/1/2026).
Pelaksanaan Musrenbang RKPD Kecamatan dijadwalkan berlangsung hampir dua pekan, mulai Senin, 2 Februari hingga Kamis, 12 Februari 2026. Dalam pelaksanaannya, Musrenbang akan digelar dengan konsep maraton, bahkan dalam satu hari dilaksanakan di dua kecamatan.
Selain sebagai forum perencanaan pembangunan, Musrenbang RKPD 2027 juga akan diramaikan dengan berbagai layanan publik gratis, antara lain pelayanan perizinan, kesehatan, administrasi kependudukan, serta bazar UMKM di masing-masing kecamatan.
Sekda Lampung Selatan, Supriyanto, menyampaikan bahwa pelaksanaan Musrenbang RKPD tahun ini dirancang dengan sejumlah pembaruan guna meningkatkan kualitas dan efektivitas forum perencanaan pembangunan.
“Kita dorong agar Musrenbang terus mengalami perbaikan. Pembaruan ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas Musrenbang itu sendiri,” ujar Supriyanto.
Menurutnya, Musrenbang tidak hanya menjadi wadah penyerapan aspirasi masyarakat, tetapi juga sarana penyampaian informasi pembangunan secara terbuka kepada publik.
“Musrenbang ini selain menyerap aspirasi, juga menjadi ruang penyampaian informasi kepada masyarakat terkait program pembangunan yang telah dan akan dilaksanakan,” jelasnya.
Pada pelaksanaan tahun ini, Pemkab Lampung Selatan juga akan menampilkan video capaian pembangunan di masing-masing kecamatan sepanjang tahun 2025 sebagai bentuk transparansi dan edukasi publik.
“Penyajian informasi kita perkuat melalui visualisasi video capaian pembangunan agar mudah dipahami masyarakat,” tambahnya.
Ia menegaskan, konsep dan format pelaksanaan Musrenbang RKPD 2027 tidak boleh justru menyulitkan pihak kecamatan.
“Kegiatan ini harus menarik, nyaman, dan menyenangkan. Lokasi pelaksanaan harus rapi, bersih, dan tertata, tanpa membebani kecamatan,” tegas Supriyanto.
Melalui konsep tersebut, Pemkab Lampung Selatan berharap masyarakat memperoleh gambaran yang jelas mengenai capaian pembangunan di masing-masing kecamatan sekaligus arah dan rencana pembangunan daerah ke depan.








