Disnakeswan Tubaba Ajak Peternak Manfaatkan IB Kambing Gratis

Disnakeswan Tubaba mengajak peternak memanfaatkan program inseminasi buatan kambing gratis untuk meningkatkan kualitas genetik, produktivitas, dan nilai ekonomi ternak.

Disnakeswan Tubaba Ajak Peternak Manfaatkan IB Kambing Gratis
Kepala Bidang Pembibitan dan Produksi, Ryan Ardhika | Foto: Isti

TULANGBAWANG BARAT – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), Lampung, mengajak peternak memanfaatkan layanan inseminasi buatan (IB) kambing gratis untuk meningkatkan kualitas genetik dan produktivitas ternak.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disnakeswan Tubaba melalui Kepala Bidang Pembibitan dan Produksi, Ryan Ardhika, mengatakan realisasi program hingga akhir Juni 2026 baru mencapai sekitar 5.000 dosis atau 30 persen dari target 16.000 dosis tahun ini.

"Kami berharap partisipasi peternak terus meningkat. Kemungkinan masih banyak yang belum mengetahui adanya layanan IB kambing gratis ini. Karena itu kami mengajak seluruh peternak memanfaatkan program tersebut," kata Ryan, Rabu (8/7/2026).

Menurutnya, inseminasi buatan menjadi salah satu strategi meningkatkan mutu genetik kambing sehingga menghasilkan ternak yang lebih produktif dan memiliki nilai jual lebih tinggi.

Ryan menjelaskan, perkawinan alami berisiko menimbulkan perkawinan sedarah (inbreeding) yang dapat menurunkan kualitas genetik, menghambat pertumbuhan, hingga meningkatkan risiko cacat pada keturunan.

"Melalui inseminasi buatan, risiko tersebut dapat diminimalkan sehingga kualitas keturunan menjadi lebih baik dan lebih produktif," ujarnya.

Ia mengatakan rendahnya capaian program saat ini bukan disebabkan keterbatasan semen beku maupun tenaga inseminator, melainkan masih minimnya permintaan dari peternak.

Disnakeswan Tubaba menyediakan dua jenis bibit unggul, yakni kambing Peranakan Etawa (PE) dan Boer, yang berasal dari pejantan full blood. Semen beku yang digunakan dipasok dari Balai Inseminasi Buatan (BIB) Singosari dan telah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI).

Pemerintah daerah berharap program tersebut dapat meningkatkan populasi kambing unggul, memperkuat produktivitas peternakan, serta meningkatkan pendapatan peternak di Kabupaten Tulangbawang Barat.