Tinjau Progres Jalan Rawa Jitu–Umbul Mesir, Mirza Targetkan Rampung Oktober 2026
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meninjau progres pembangunan jalan Rawa Jitu–Umbul Mesir di Tulang Bawang. Ruas sepanjang 5,6 kilometer itu ditargetkan selesai pada September–Oktober 2026 dan diharapkan mempercepat mobilitas serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
TULANGBAWANG – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meninjau langsung progres pembangunan infrastruktur jalan pada ruas Rawa Jitu–Umbul Mesir, Kabupaten Tulangbawang, Rabu (24/6/2026).
Peninjauan dilakukan untuk memastikan pelaksanaan proyek berjalan sesuai target serta mendukung percepatan konektivitas antarwilayah di kawasan tersebut.
Dalam kunjungannya, Mirza menyampaikan bahwa kondisi jalan sepanjang 5,6 kilometer itu telah mengalami perubahan signifikan dibandingkan beberapa bulan sebelumnya. Saat ini, pengerjaan memasuki tahap pelapisan sebelum ditingkatkan menjadi jalan beton atau rigid pavement.
Menurut Mirza, proyek tersebut ditargetkan dapat diselesaikan pada September hingga Oktober 2026.
Perbaikan infrastruktur jalan tersebut mulai memberikan dampak terhadap mobilitas masyarakat. Berdasarkan laporan pemerintah kampung setempat, waktu tempuh dari Kampung Sumber Agung menuju Aji Mesir yang sebelumnya mencapai sekitar satu jam akibat kondisi jalan rusak, kini dapat ditempuh dalam waktu sekitar lima menit.
Selain mempercepat akses transportasi, peningkatan kualitas jalan juga mulai mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Nilai lahan di sepanjang koridor jalan dilaporkan mengalami peningkatan, sementara aktivitas distribusi hasil pertanian menjadi lebih lancar.
Sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat setempat juga mulai merasakan dampak positif. Harga gabah basah di tingkat petani disebut mengalami kenaikan hingga mencapai sekitar Rp7.000 per kilogram.
Untuk memperkuat nilai tambah sektor pertanian, Pemerintah Provinsi Lampung berencana mengintegrasikan pembangunan infrastruktur jalan dengan dukungan teknologi pascapanen, termasuk bantuan mesin pengering gabah (dryer).
Menurut Mirza, keberadaan fasilitas pengering gabah akan membantu meningkatkan kualitas hasil panen sekaligus mendorong kenaikan nilai jual produk pertanian petani.
Pemerintah Provinsi Lampung berharap peningkatan konektivitas jalan di kawasan Rawa Jitu dapat memperlancar distribusi logistik, menekan biaya transportasi, memperkuat sektor pertanian, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Tulangbawang.
REDAKSI










