Karhutla di Pesisir Barat Hanguskan 5 Hektare Lahan
Kebakaran lahan di Pekon Mulang Maya, Pesisir Barat, menghanguskan sekitar 5 hektare lahan. Tim Satgas Karhutla gabungan berhasil memadamkan api pada Rabu siang tanpa laporan korban jiwa maupun rumah warga terbakar.
PESISIR BARAT — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Pekon (Desa) Mulang Maya, Kecamatan Ngaras, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, menghanguskan sekitar 5 hektare lahan. Kobaran api yang muncul sejak Selasa (15/9/2026) berhasil dipadamkan tim gabungan pada Rabu (16/9/2026) siang.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pesisir Barat Herdi Wilismar mengatakan kebakaran terjadi di lahan marga yang berada tepat di belakang permukiman warga.
“Setelah mendapat laporan, tim Satgas Karhutla yang terdiri dari BPBD, Satpol-PP dan Damkar, Polri, TNI, Kecamatan, hingga Pekon setempat, langsung melakukan penanganan dan pemadaman mulai malam hari di lokasi kebakaran lahan yang merupakan lahan marga itu,” kata Herdi.
Menurut Herdi, kebakaran pertama kali dilaporkan sekitar pukul 17.00 WIB, Selasa (15/9/2026). Setelah menerima laporan, tim Satgas Karhutla bersama unsur terkait langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman dan mencegah api merembet ke permukiman warga.
Berdasarkan pendataan sementara, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 5 hektare. Meski berada di dekat permukiman, api tidak sampai membakar rumah penduduk.
“Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.00 WIB tadi siang, setelah dilakukan pemadaman bersama tim Satgas gabungan. Saat ini kondisi di lokasi sudah dapat dikendalikan,” ujar Herdi.
Pemadaman Berlangsung hingga Siang
Herdi menjelaskan proses pemadaman berlangsung sejak Selasa malam hingga Rabu siang. Petugas bersama masyarakat melakukan penyisiran untuk memastikan titik api dan bara yang tersisa dapat dikendalikan.
Hingga pemadaman selesai, tidak terdapat laporan korban jiwa maupun warga yang mengalami luka-luka akibat kebakaran tersebut.
Dalam penanganan karhutla itu, Asisten III Bidang Administrasi Umum Kabupaten Pesisir Barat Armen Qodar turut hadir di lokasi.
Herdi mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di lahan terbuka dan kawasan yang berdekatan dengan permukiman.
Masyarakat juga diminta tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api.
“Jika masyarakat melihat adanya titik api atau kebakaran, segera laporkan kepada petugas supaya bisa ditangani lebih cepat dan tidak meluas,” pungkasnya.
NOVAN ERSON











