Keluarga Pasien Keluhkan Dugaan Permintaan Uang Oleh Perawat RSUD Ryacudu

Keluarga pasien RSUD Ryacudu Kotabumi mengeluhkan dugaan permintaan uang oleh perawat saat menjalani perawatan. Manajemen rumah sakit menyatakan akan menelusuri informasi tersebut.

Keluarga Pasien Keluhkan Dugaan Permintaan Uang Oleh Perawat RSUD Ryacudu
Foto: Ilustrasi/Istimewa

LAMPUNG UTARA — Keluarga pasien Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ryacudu Kotabumi mengeluhkan dugaan permintaan uang oleh seorang perawat saat anggota keluarganya menjalani perawatan dan operasi di rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Lampung Utara tersebut.

Keluhan itu mencuat setelah keluarga pasien mempertanyakan dasar permintaan uang yang disebut berasal dari tenaga medis yang merawat pasien. Informasi tersebut kemudian menjadi perhatian masyarakat dan mendorong pihak rumah sakit untuk melakukan penelusuran.

Pasien bernama Supriyanto menjalani rawat inap dan operasi hernia di RSUD Ryacudu Kotabumi pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Pasien kemudian diperbolehkan pulang pada Rabu (16/9/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

Supriyanto merupakan warga Desa Tanjung Iman, Kecamatan Blambangan Pagar, Lampung Utara.

Keluarga pasien mengaku terkejut ketika diminta memberikan sejumlah uang oleh perawat yang merawat Supriyanto. Keluarga menyebut tidak mengetahui tujuan maupun dasar permintaan tersebut.

"Saya dimintai uang oleh perawat yang merawat di RSUD Ryacudu. Saya tidak tahu untuk apa uang itu diminta. Saya pun merasa heran, namun pada akhirnya tetap saya berikan," ujar keluarga pasien.

RSUD Ryacudu Akan Telusuri

Direktur RSUD Ryacudu Kotabumi, Kholif Paku Alamsyah, mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti informasi tersebut untuk mengetahui fakta sebenarnya.

"Oke nanti kita akan tindaklanjuti dan segera dicari tahu kebenaran informasi ini," kata Kholif melalui pesan WhatsApp, Selasa (22/9/2026).

Dengan adanya pengaduan tersebut, pihak rumah sakit diharapkan dapat melakukan klarifikasi terhadap pihak-pihak yang terkait, termasuk memastikan apakah permintaan uang tersebut memiliki dasar dan prosedur resmi atau merupakan tindakan individu.

Keluarga pasien juga berharap persoalan tersebut dapat segera mendapat kejelasan sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun keresahan di tengah masyarakat.

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan lebih lanjut dari manajemen RSUD Ryacudu mengenai hasil penelusuran ataupun identitas tenaga medis yang disebut meminta uang kepada keluarga pasien.