Lazismu Tubaba Beri Sepeda dan Beasiswa Rp4 Juta ke Siswa SMK
Lazismu Tubaba memberikan satu unit sepeda dan beasiswa Rp4 juta kepada Destiana Rizky, siswi Farmasi SMK Muhammadiyah Tumijajar yang tetap bersekolah sambil bekerja membantu ekonomi keluarga.
TULANGBAWANG BARAT — Keterbatasan ekonomi tak menghalangi Destiana Rizky, siswi jurusan Farmasi SMK Muhammadiyah Tumijajar, Tulangbawang Barat (Tubaba), untuk terus menempuh pendidikan.
Untuk mendukung aktivitas pendidikan Destiana, Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Tubaba menyerahkan satu unit sepeda dan beasiswa pendidikan senilai Rp4 juta pada Sabtu (19/9/2026).
Bantuan tersebut diserahkan langsung Ketua Lazismu Tubaba Bambang Wiyono. Sepeda diberikan untuk membantu mobilitas Destiana, terutama dalam menjalankan aktivitas sekolah dan kegiatan sehari-hari.
Destiana diketahui tidak hanya menjalani aktivitas sebagai pelajar. Seusai mengikuti kegiatan belajar di sekolah, ia bekerja menjaga sebuah outlet dagang untuk membantu perekonomian keluarganya.
Aktivitas tersebut membuat Destiana harus membagi waktu antara pendidikan dan pekerjaan. Dalam kesehariannya, ia bahkan baru dapat kembali ke rumah sekitar pukul 22.00 WIB.
Meski harus menjalani rutinitas tersebut, Destiana tetap berusaha mempertahankan pendidikannya dan mengejar cita-cita di bidang farmasi.
Bambang mengatakan bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian Lazismu Tubaba terhadap keberlangsungan pendidikan siswa yang membutuhkan dukungan.
“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban Destiana, terutama dalam transportasi dan pendidikan. Semoga bantuan ini menjadi penyemangat untuk terus belajar dan meraih cita-cita,” ujar Bambang.
Menurut Bambang, dukungan terhadap penerima manfaat tidak hanya diberikan dalam bentuk pembiayaan pendidikan, tetapi juga sarana yang dapat menunjang aktivitas sehari-hari.
Penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari program Lazismu Tubaba dalam mendukung akses pendidikan bagi pelajar yang membutuhkan.
Bantuan sepeda diharapkan dapat mempermudah mobilitas Destiana, sementara beasiswa dapat membantu memenuhi kebutuhan pendidikannya.
Di tengah aktivitas belajar dan bekerja, Destiana terus berupaya menyelesaikan pendidikannya. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu dia mempertahankan langkahnya untuk meraih cita-cita di bidang farmasi.











