TP PKK Lampung Perkuat Program Desa Tapis

TP PKK Provinsi Lampung memperkuat kolaborasi dengan Kemendukbangga/BKKBN dalam pelaksanaan Program Desa Tapis, pencegahan stunting, dan pembangunan keluarga di Lampung.

TP PKK Lampung Perkuat Program Desa Tapis
Foto: Istimewa

JAKARTA— Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN dalam pelaksanaan Program Desa Tapis yang berjalan di sejumlah desa binaan TP PKK Lampung.

Penguatan kerja sama tersebut dibahas dalam audiensi Ketua TP PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Mirza atau Batin Wulan dengan Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Ratu Ayu Isyana di Kantor Kemendukbangga/BKKBN, Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Batin Wulan mengatakan TP PKK Lampung selama ini telah berkolaborasi dengan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Lampung dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat dan pembangunan keluarga.

Ia berharap sinergi tersebut dapat diperkuat melalui pelaksanaan Program Desa Tapis yang dikembangkan TP PKK Provinsi Lampung.

“TP PKK Provinsi Lampung berkomitmen untuk selalu menjaga kolaborasi, sinergi, dan koordinasi bersama Kemendukbangga/BKKBN dalam mengimplementasikan berbagai program, dengan target utama pemberdayaan masyarakat dan pembangunan keluarga,” ujar Batin Wulan.

Menurutnya, Program Desa Tapis juga menjadi salah satu wadah untuk mendukung upaya penurunan angka stunting di Lampung. Program tersebut dilaksanakan melalui pembinaan dan pemberian bantuan kepada keluarga yang masuk kategori risiko stunting.

Bantuan yang disiapkan antara lain dukungan nutrisi bagi Keluarga Risiko Stunting (KRS), rehabilitasi rumah KRS, serta bantuan jamban sehat. Program tersebut dijadwalkan menyasar lima KRS di masing-masing dari 15 kabupaten/kota di Lampung.

Selain bantuan, TP PKK Lampung juga menjalankan edukasi dan sosialisasi terkait pembangunan keluarga serta pencegahan stunting.

Batin Wulan juga memaparkan kolaborasi dalam Program GATI atau Gerakan Ayah Teladan Indonesia. Program tersebut antara lain mendorong keterlibatan ayah dalam pendidikan dan pengasuhan anak.

Ia menyebut dukungan juga diberikan terhadap kegiatan ayah mengambil rapor dan mengantar anak pada hari pertama sekolah. TP PKK Lampung turut terlibat dalam pembinaan Generasi Berencana (Genre) dan pemilihan Duta Genre.

“Kami juga melakukan sosialisasi dan edukasi kepada remaja yang menjadi target isu,” katanya.

Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Ratu Ayu Isyana menyambut positif program yang dipaparkan TP PKK Lampung. Ia mengatakan pemerintah pusat siap memperkuat kolaborasi dalam mendukung program Genre dan pembangunan keluarga di Lampung.

“Ini hal yang sangat baik. Tentunya, kita akan berkolaborasi penuh dalam mendukung Generasi Berencana yang ada di Lampung melalui berbagai program bermanfaat,” ujar Ratu.

Deputi Bidang Penggerakan dan Peran Serta Masyarakat Kemendukbangga/BKKBN Wahyuniati mengatakan kolaborasi dengan pemerintah daerah dan organisasi masyarakat diperlukan karena jangkauan pemerintah pusat hingga tingkat desa terbatas.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Jangkauan kami sangat terbatas. Maka dari itu, kami harus berkolaborasi penuh dengan seluruh perangkat terkait hingga ke tingkat desa dalam mewujudkan pembangunan keluarga yang tepat sasaran,” katanya.

Audiensi tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Lampung Hanita Fahrial, Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Lampung Soetriningsih, serta jajaran TP PKK Lampung dan Kemendukbangga/BKKBN.