BRN Soroti DBH Usai Suahasil Jadi Menkeu
BRN Brigade Rakyat Nusantara berharap Menteri Keuangan Suahasil Nazara segera memberi kepastian atas persoalan Dana Bagi Hasil dan memperkuat keadilan fiskal antara pemerintah pusat dan daerah.
JAKARTA — Brigade Rakyat Nusantara (BRN) menaruh perhatian terhadap pergantian Menteri Keuangan setelah Presiden Prabowo Subianto melantik Suahasil Nazara menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa, Senin (14/9/2026).
Ketua Umum BRN, Regen, berharap Suahasil dapat segera memberikan kepastian terhadap persoalan fiskal yang selama ini menjadi perhatian pemerintah daerah, terutama terkait Dana Bagi Hasil (DBH).
Menurut Regen, Suahasil bukan sosok baru dalam pengelolaan keuangan negara. Sebelum dipercaya sebagai Menteri Keuangan, Suahasil telah menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan selama lebih dari tujuh tahun.
“Kami menilai keputusan ini sangat tepat dan matang. Bapak Suahasil bukanlah sosok baru di lingkungan pengelolaan keuangan negara; beliau sudah bertahun-tahun merawat, memahami, dan turun langsung melihat persoalan fiskal dari hulu hingga ke hilir,” ujar Regen saat ditemui awak media di kantornya.
BRN berharap pengalaman panjang Suahasil di Kementerian Keuangan dapat menjadi modal untuk mengevaluasi berbagai persoalan hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan daerah.
Salah satu yang menjadi perhatian BRN adalah keluhan sejumlah kepala daerah terkait Dana Bagi Hasil yang dinilai belum mendapatkan penyelesaian secara jelas dan tuntas.
“Termasuk keresahan yang sudah lama disampaikan para kepala daerah di seluruh pelosok negeri terkait pemotongan Dana Bagi Hasil yang hingga kini belum memperoleh jawaban yang jelas dan tuntas,” katanya.
Regen berharap Menteri Keuangan baru dapat memastikan hak keuangan daerah disalurkan sesuai ketentuan serta anggaran pembangunan benar-benar diterima dan digunakan secara tepat sasaran.
“Pastikan hak keuangan daerah disalurkan sesuai ketentuan, dana pembangunan tepat sampai ke sasaran, serta rasa keadilan pengelolaan keuangan negara benar-benar dirasakan merata oleh seluruh rakyat Indonesia, dari Sabang sampai Merauke,” ujarnya.
Arah BRN terhadap Menkeu Baru
Menurut BRN, tantangan Suahasil tidak hanya berkaitan dengan menjaga stabilitas APBN, tetapi juga memastikan kebijakan fiskal nasional memiliki dampak yang adil bagi daerah.
Usai pelantikan, Suahasil menyampaikan bahwa arahan Presiden Prabowo antara lain menjaga APBN tetap kokoh, dapat dipertanggungjawabkan, dan memperoleh kepercayaan masyarakat.
Ia juga menegaskan komitmen menjaga defisit anggaran di bawah batas 3 persen agar pembangunan nasional tetap berkelanjutan tanpa mengabaikan ketahanan fiskal.
Bagi BRN, kebijakan tersebut perlu berjalan beriringan dengan perhatian terhadap kemampuan fiskal pemerintah daerah dan pemenuhan hak-hak keuangan daerah sesuai ketentuan.
REDAKSI











