Arus Balik Membludak, Penumpang di Bakauheni Naik 58 Persen

Arus balik Lebaran 2026 dari Sumatera ke Jawa melonjak drastis dengan kenaikan penumpang hingga 58 persen, ASDP siagakan kapal tambahan dan buffer zone.

Arus Balik Membludak, Penumpang di Bakauheni Naik 58 Persen
Foto: Wandi/monologis.id

LAMPUNG SELATAN – Lonjakan tajam arus balik Lebaran 2026 dari Sumatera ke Jawa mulai terjadi. Jumlah penumpang penyeberangan tercatat melonjak hingga 58,6 persen, memicu peningkatan signifikan aktivitas di lintasan Bakauheni–Merak.

Data Posko per 23 Maret 2026 (H+1) mencatat total 91.657 penumpang menyeberang, naik dari 57.801 orang pada periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, jumlah kendaraan mencapai 25.332 unit atau meningkat 70,4 persen dibandingkan 14.866 unit sebelumnya.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo, mengatakan tren kenaikan diperkirakan masih akan berlanjut dalam beberapa hari ke depan, dengan puncak arus balik terjadi bertahap.

“Pergerakan arus balik hingga H+2 sudah mencapai 142.288 orang dan 37.634 unit kendaraan. Kami imbau masyarakat mengatur waktu perjalanan untuk menghindari kepadatan,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyiapkan 28 hingga 33 unit kapal per hari serta menerapkan pola Tiba Bongkar Berangkat (TBB) guna mempercepat rotasi kapal.

Selain itu, optimalisasi buffer zone di sejumlah titik strategis seperti KM49B, KM20B, dan Terminal Gayam di Bakauheni, serta KM63 dan KM48 di Merak dilakukan untuk mengurai antrean dan memastikan distribusi kendaraan lebih merata.

General Manager ASDP Cabang Bakauheni, Partogi Tamba, menjelaskan bahwa buffer zone juga difungsikan sebagai titik verifikasi tiket.

“Pengguna jasa akan dicek tiket dan jadwalnya. Yang tidak sesuai akan ditunda di buffer zone untuk menjaga kelancaran di pelabuhan,” jelasnya.

ASDP juga menegaskan bahwa seluruh tiket penyeberangan hanya dapat dibeli secara daring melalui aplikasi Ferizy, tanpa penjualan di pelabuhan.

Secara kumulatif, pergerakan penumpang dari Sumatera ke Jawa sejak H-10 hingga H+1 mencapai 572.270 orang, naik 11,8 persen dibanding tahun lalu. Kenaikan ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat pada arus balik Lebaran tahun ini.