Gubernur Lampung Dorong HIPMI Genjot Hilirisasi Komoditas Daerah
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendorong HIPMI mempercepat hilirisasi komoditas unggulan daerah guna memaksimalkan potensi ekonomi Lampung yang diperkirakan mencapai lebih dari Rp100 triliun.
BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung mendorong kalangan pengusaha muda untuk mempercepat hilirisasi komoditas unggulan daerah guna meningkatkan nilai tambah ekonomi.
Langkah ini dinilai menjadi kunci untuk memaksimalkan potensi ekonomi Lampung yang nilainya diperkirakan mencapai lebih dari Rp100 triliun.
Dorongan tersebut disampaikan Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, saat menghadiri pertemuan dengan pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Provinsi Lampung di Bandar Lampung, Sabtu (14/3/2026).
Dalam pertemuan tersebut, gubernur menekankan pentingnya peran pengusaha muda dalam mengolah komoditas lokal agar tidak hanya dijual dalam bentuk bahan mentah, tetapi diproses menjadi produk bernilai tambah.
Menurutnya, anggota HIPMI yang tersebar di berbagai daerah memiliki keunggulan karena dapat melihat langsung potensi komoditas di wilayah masing-masing dan mengembangkannya menjadi peluang usaha baru.
Ia mencontohkan komoditas pisang yang dibeli dari petani sekitar Rp7.000 per kilogram dapat memiliki nilai jual berkali lipat setelah diolah menjadi produk turunan seperti keripik pisang.
Pemerintah Provinsi Lampung menilai hilirisasi komoditas menjadi strategi penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah hingga di atas delapan persen. Selain ketersediaan bahan baku, keberhasilan hilirisasi juga sangat bergantung pada kreativitas serta inovasi para pelaku usaha.
Lampung juga dinilai memiliki keuntungan geografis karena berada dekat dengan pasar besar di Pulau Jawa yang menyumbang lebih dari 60 persen konsumsi nasional. Namun, masih banyak komoditas Lampung yang justru diolah di daerah lain sebelum kembali dipasarkan, seperti kopi dan cokelat.
Sementara itu, Ketua BPD HIPMI Lampung, Gilang Ramadhan, menyatakan organisasinya siap memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mengembangkan berbagai peluang usaha di Lampung.
Menurutnya, HIPMI saat ini tengah merumuskan sejumlah potensi bisnis yang dapat dikembangkan anggota, termasuk peluang kerja sama strategis seperti dukungan terhadap rencana pengembangan penerbangan internasional dari Lampung yang diharapkan membuka akses penerbangan umrah langsung dari daerah tersebut.
HIPMI Lampung menilai sinergi antara pemerintah dan pengusaha muda menjadi faktor penting untuk membangun ekosistem usaha yang kuat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
REDAKSI










