Elnusa Petrofin Siaga Jaga Energi Lebaran 2025

Elnusa Petrofin menyiapkan lebih dari 2.000 armada dan 7.000 awak mobil tangki untuk mendukung Satgas Ramadan-Idulfitri 2025. Sistem pengawasan berbasis AI diterapkan guna menjamin distribusi BBM tetap aman dan lancar.

Elnusa Petrofin Siaga Jaga Energi Lebaran 2025
Foto: Istimewa

JAKARTA – PT Elnusa Petrofin (EPN), anak usaha PT Elnusa Tbk (ELSA), kembali mendapat kepercayaan mendukung pelaksanaan Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri 2025 PT Pertamina Patra Niaga yang berlangsung pada 17 Maret hingga 13 April 2025.

Dalam periode tersebut, Elnusa Petrofin memegang peran strategis untuk memastikan kelancaran distribusi energi nasional di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat saat arus mudik dan balik Lebaran.

Diperkirakan sekitar 52 persen masyarakat melakukan perjalanan selama periode Ramadan dan Idulfitri 2025, dengan potensi kenaikan kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) hingga 12,5 persen. Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Elnusa Petrofin mengoptimalkan sistem pengawasan berbasis teknologi guna menjamin keamanan, efisiensi, dan keandalan distribusi energi di seluruh Indonesia.

Sebanyak 7.240 Awak Mobil Tangki (AMT) dan 2.070 unit mobil tangki disiagakan untuk mendukung operasional Satgas. Seluruh armada dipastikan telah melalui proses pemeriksaan, kalibrasi, dan peningkatan standar keselamatan sebelum beroperasi.

Selain armada reguler, perusahaan juga menyiapkan SPBU Storage di sejumlah lokasi strategis serta ratusan unit mobil tangki spot charter untuk memperkuat distribusi energi selama masa puncak kebutuhan.

Direktur Utama PT Elnusa Petrofin, Doni Indrawan, mengatakan perusahaan mengedepankan pengawasan operasional secara real-time melalui sistem digital yang terintegrasi.

“Kami memastikan seluruh proses distribusi terpantau secara real-time melalui inovasi sistem pengawasan yang telah diperkuat. Dengan teknologi pemantauan berbasis AI dan sistem kontrol terpadu yang tersebar di enam area operasi, kami dapat melakukan intervensi cepat jika terjadi potensi gangguan selama pengiriman,” ujarnya.

Pengawasan distribusi dilakukan selama 24 jam penuh melalui Road Traffic Control (RTC) yang berpusat di Jakarta dan Pusat Kontrol Distribusi Area (PKDA) yang tersebar di enam wilayah operasional, yakni Medan, Palembang, Surabaya, Balikpapan, Makassar, dan Jayapura.

Melalui sistem tersebut, setiap perjalanan mobil tangki dapat dipantau secara langsung, mulai dari posisi kendaraan, kondisi perjalanan, hingga kepatuhan terhadap standar keselamatan berkendara.

Sebagai bagian dari transformasi digital, Elnusa Petrofin juga menerapkan teknologi CCTV berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan GPS Two-Way Communication pada armada mobil tangki.

Teknologi tersebut mampu mendeteksi berbagai potensi risiko, seperti kelelahan pengemudi, mengantuk, tidak menggunakan sabuk pengaman, hingga perilaku berkendara yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.

Jika ditemukan indikasi pelanggaran atau risiko keselamatan, tim RTC dan PKDA dapat langsung memberikan peringatan serta melakukan intervensi melalui sistem komunikasi dua arah.

Selain itu, perusahaan juga mengembangkan sistem Online Delivery Information yang memungkinkan SPBU dan pemangku kepentingan memantau posisi armada pengangkut BBM secara real-time sehingga pengelolaan stok dapat dilakukan lebih optimal.

Untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi selama Lebaran, Elnusa Petrofin menerapkan strategi build-up stock dengan melakukan pengiriman BBM lebih awal ke SPBU agar pasokan tetap terjaga dan risiko keterlambatan distribusi dapat diminimalkan.

Perusahaan juga memperkuat koordinasi dengan Pertamina Group, aparat keamanan, serta instansi terkait guna memastikan distribusi energi berjalan aman dan lancar, terutama di jalur-jalur mudik yang memiliki tingkat risiko tinggi.

Dengan dukungan sumber daya manusia, armada, teknologi pengawasan berbasis AI, serta koordinasi lintas sektor yang kuat, Elnusa Petrofin menegaskan komitmennya untuk menjaga ketahanan energi nasional dan memastikan kebutuhan BBM masyarakat terpenuhi selama Ramadan dan Idulfitri 2025.