10 Ribu Warga Tubaba Dapat BPJS Gratis

Pemkab Tulangbawang Barat memastikan lebih dari 10 ribu warga kurang mampu masuk sebagai penerima PBI Jaminan Kesehatan dari Kemensos pada Juli 2026. Puluhan ribu data lainnya masih menunggu penetapan.

10 Ribu Warga Tubaba Dapat BPJS Gratis
Kabid Linjamsos Dinas Sosial Tubaba, Daniel | Foto: Istimewa

TULANGBAWANG BARAT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulangbawang Barat (Tubaba), Lampung, berhasil menambah lebih dari 10 ribu masyarakat miskin dan kurang mampu sebagai penerima Program Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) yang dibiayai Kementerian Sosial (Kemensos) untuk periode Juli 2026.

Kepala Dinas Sosial Tubaba melalui Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos), Daniel, mengatakan penambahan tersebut merupakan hasil pengajuan sekitar 86 ribu data masyarakat kurang mampu kepada Kemensos.

"Dari sekitar 86 ribu data masyarakat kurang mampu yang kita ajukan ke Kemensos, alhamdulillah saat ini sudah lebih dari 10 ribu yang telah ditetapkan sebagai penerima PBI Jaminan Kesehatan," kata Daniel, Kamis (23/7/2026).

Menurutnya, sekitar 76 ribu data lainnya yang belum ditetapkan sebagai penerima PBI JK masih berada dalam daftar tunggu (long list). Data tersebut tetap berpeluang menjadi penerima bantuan pada penetapan berikutnya sesuai kebijakan dan kuota dari pemerintah pusat.

Daniel menjelaskan, penambahan penerima PBI JK menjadi bagian dari upaya Pemkab Tubaba memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu. Melalui program tersebut, iuran kepesertaan BPJS Kesehatan ditanggung pemerintah sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan tanpa membayar iuran.

Ia juga mengimbau masyarakat yang belum masuk dalam daftar penerima agar bersabar karena proses penetapan dilakukan secara bertahap.

"Keadaan keuangan daerah saat ini masih terbatas. Kuota BPJS gratis yang dibiayai melalui APBD juga sangat minim. Oleh karena itu, kami terus berupaya semaksimal mungkin agar masyarakat kurang mampu di Tubaba dapat masuk sebagai penerima PBI JK Kemensos yang pembiayaannya ditanggung melalui APBN," ujarnya.

Pemkab Tubaba, lanjut Daniel, akan terus berkoordinasi dengan Kemensos untuk memperjuangkan tambahan kuota penerima PBI JK agar semakin banyak masyarakat kurang mampu memperoleh jaminan kesehatan yang dibiayai pemerintah.