4 Siswa SMK Liwa Temukan Celah Keamanan NASA

Empat siswa SMK Negeri 1 Liwa, Lampung Barat, mencatat prestasi internasional setelah berhasil menemukan dan melaporkan celah keamanan dalam program bug bounty milik NASA.

4 Siswa SMK Liwa Temukan Celah Keamanan NASA
Foto: Istimewa

LAMPUNG BARAT – Empat siswa asal SMK Negeri 1 Liwa, Kabupaten Lampung Barat, menorehkan prestasi di tingkat internasional setelah berhasil menemukan celah keamanan dalam program bug bounty yang diselenggarakan oleh NASA.

Keempat siswa tersebut adalah Farel Safero, Ridho Julianto, Riski Permana, dan Ghifari Azhar. Mereka berhasil mengidentifikasi serta melaporkan kerentanan sistem keamanan dalam program yang memungkinkan para peneliti keamanan siber dari seluruh dunia melaporkan potensi celah pada sistem digital NASA.

Atas prestasi tersebut, Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus memberikan apresiasi kepada keempat siswa dengan menyerahkan piagam penghargaan sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap prestasi di bidang teknologi dan keamanan siber.

“Secara pribadi dan atas nama pemerintah daerah, kami menyampaikan apresiasi dan kekaguman atas prestasi yang telah mengharumkan nama Provinsi Lampung, khususnya Lampung Barat, di tingkat internasional,” kata Parosil, Kamis (5/3/2026).

Parosil menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen mendukung kemajuan dunia pendidikan, termasuk mendorong potensi generasi muda di bidang teknologi dan inovasi.

Menurutnya, pemerintah siap memberikan dukungan apabila terdapat kebutuhan yang dapat menunjang pengembangan kemampuan siswa agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

“Jika ada yang bisa dibantu oleh pemerintah daerah, tentu kami siap memberikan dukungan penuh agar anak-anak Lampung Barat bisa terus berkompetisi di tingkat nasional hingga internasional,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar kemampuan di bidang keamanan siber tersebut dimanfaatkan secara positif dan tidak disalahgunakan untuk tindakan yang melanggar hukum.

“Kemampuan seperti ini jangan disalahgunakan untuk hal negatif. Gunakan untuk penelitian dan inovasi yang bermanfaat bagi kemajuan bangsa,” tegasnya.

Prestasi empat siswa SMK tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi dunia pendidikan di Lampung Barat, sekaligus menunjukkan potensi generasi muda daerah dalam bidang teknologi informasi dan keamanan siber di tingkat global.