Sambangi Disparekraf, PWI Lampung Matangkan HPN dan Porwanas 2027

PWI Lampung bersama Dinas Parekraf dan pelaku industri pariwisata mematangkan persiapan Hari Pers Nasional dan Porwanas 2027 yang diproyeksikan dihadiri ribuan wartawan dari seluruh Indonesia.

Sambangi Disparekraf, PWI Lampung  Matangkan HPN dan Porwanas 2027
Foto: Istimewa

BANDAR LAMPUNG – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Hari Pers Nasional (HPN) dan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027 yang akan digelar di Provinsi Lampung.

Persiapan tersebut dibahas dalam audiensi dan koordinasi antara pengurus PWI Lampung dengan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Provinsi Lampung di kantor dinas setempat, Rabu (24/6/2026). Pertemuan itu juga melibatkan sejumlah pelaku industri pariwisata untuk menyinergikan dukungan terhadap dua agenda nasional tersebut.

Ketua PWI Lampung, Wirahadikusumah, mengatakan HPN 2027 menjadi momentum bersejarah karena untuk pertama kalinya diselenggarakan di Lampung. Sementara Porwanas kembali digelar di provinsi ini setelah terakhir berlangsung pada 1993.

“Kontingen dari berbagai provinsi dijadwalkan mulai tiba di Lampung pada 4 April 2027. Pertandingan 14 cabang olahraga Porwanas akan dimulai pada 5 April, sedangkan puncak peringatan HPN berlangsung pada 12 April 2027,” kata Wirahadikusumah.

Audiensi tersebut turut dihadiri Ketua Dewan Kehormatan PWI Lampung Adi Kurniawan serta perwakilan asosiasi pariwisata, antara lain Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo), Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita), dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI).

Menurut Wira, sektor pariwisata akan menjadi bagian penting dalam rangkaian kegiatan HPN dan Porwanas. Selain melalui kunjungan ke destinasi wisata, promosi daerah juga akan dilakukan melalui lomba jurnalistik kategori foto, video, dan feature yang mengangkat potensi Lampung.

Ia menambahkan, seluruh kebutuhan fasilitas bagi kontingen dari luar daerah akan disiapkan melalui mekanisme yang transparan dan terkoordinasi dengan berbagai pihak terkait.

“Puncak HPN akan dilaksanakan pada 12 April. Penyambutan kontingen nantinya juga akan melibatkan organisasi perangkat daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Parekraf Provinsi Lampung, Tony Ferdiansyah, meminta momentum HPN dan Porwanas 2027 dimanfaatkan secara maksimal untuk mempromosikan destinasi wisata, kuliner khas, dan produk unggulan daerah.

Menurut Tony, panitia perlu segera menyelesaikan pemetaan venue, menyiapkan konsep promosi wisata, serta memastikan informasi akomodasi dan layanan pendukung dapat diakses dengan mudah oleh peserta.

“Kedua event ini harus mampu mengeksplorasi potensi pariwisata Lampung. Selain itu, perlu dipastikan peserta mendapatkan akses informasi yang jelas agar tidak menjadi korban praktik percaloan, termasuk dalam pemesanan kamar hotel,” kata Tony.

Dinas Parekraf Lampung juga menyatakan kesiapan mendukung publikasi HPN dan Porwanas 2027 melalui berbagai platform digital dan jejaring kreator konten guna memperluas promosi daerah.

Di sisi lain, Sekretaris PHRI Lampung, Didi Indra, menyatakan pihaknya siap mendukung penyediaan akomodasi bagi peserta dan tamu yang hadir. Saat ini, pelaku perhotelan menunggu nota kesepahaman resmi sebagai dasar penyusunan paket layanan dan fasilitas pendukung.

Sementara itu, Asita dan Astindo menyatakan komitmennya mendukung suksesnya penyelenggaraan HPN dan Porwanas 2027 dengan mengoptimalkan potensi destinasi wisata dan taman rekreasi di berbagai wilayah Lampung sebagai bagian dari rangkaian kegiatan.

PWI Lampung berharap sinergi antara pemerintah daerah, pelaku industri pariwisata, dan berbagai pemangku kepentingan dapat memastikan pelaksanaan HPN dan Porwanas 2027 berjalan sukses sekaligus memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian daerah.