Pejabat Tulangbawang Barat Setor Zakat Ratusan Juta

Baznas Tulangbawang Barat berhasil menghimpun zakat mal ratusan juta rupiah dari pejabat daerah dan pelaku usaha. Pengumpulan zakat dilakukan melalui kegiatan sosialisasi menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.

Pejabat Tulangbawang Barat Setor Zakat Ratusan Juta
Foto: Istimewa

TULANGBAWANG BARAT – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), Lampung, berhasil menghimpun zakat mal ratusan juta rupiah dari pejabat daerah dan pelaku usaha setempat.

Ketua Baznas Tulangbawang Barat, Purwanto, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil dari kegiatan sosialisasi bertajuk Zakat Mal, Keteladanan Pemimpin dalam Berzakat, dan Zakat Menguatkan Lampung yang digelar di Aula Rumah Dinas Bupati, Selasa (3/3/2026).

Dalam kegiatan itu, Bupati Tulangbawang Barat Novriwan Jaya menunaikan zakat mal sebesar Rp60 juta melalui Baznas. Sementara Sekretaris Daerah Iwan Mursalin menyerahkan zakat mal sebesar Rp100 juta.

Selain itu, Purwanto juga menyampaikan zakat mal sebesar Rp48.550.000 dari Klinik MKM Marga Kencana, serta Rp15 juta dari Prima Jaya Grup.

“Zakat yang telah terkumpul akan segera kami distribusikan kepada delapan asnaf sesuai ketentuan syariah,” ujar Purwanto dalam keterangannya, Rabu (4/3/2026).

Kegiatan sosialisasi tersebut menghadirkan narasumber dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Baznas setempat, serta dihadiri pejabat pemerintah daerah dan pelaku usaha di Kabupaten Tulangbawang Barat.

Menurut Purwanto, para peserta juga menyatakan komitmen untuk menunaikan zakat mal melalui Baznas dalam waktu dekat, dengan target realisasi sebelum Idul Fitri 1447 Hijriah.

Ia menegaskan, penghimpunan zakat melalui lembaga resmi Baznas merupakan amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, yang bertujuan memastikan pengelolaan zakat berjalan profesional, transparan, dan akuntabel.

Purwanto menambahkan, keterlibatan aktif pejabat dan pelaku usaha diharapkan menjadi teladan bagi masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi. Dengan pengelolaan yang baik, zakat diharapkan dapat mendukung program pengentasan kemiskinan, bantuan pendidikan, penanganan stunting, hingga pemberdayaan UMKM di Tulangbawang Barat.

“Baznas Tubaba menargetkan optimalisasi penghimpunan zakat menjelang Idul Fitri 2026, sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan dunia usaha agar zakat benar-benar menjadi instrumen pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat,” pungkasnya.