Kerja Sama dengan BPTD, Pemkab Tubaba Perkuat Keselamatan Lalu Lintas

Pemkab Tulangbawang Barat bersama BPTD Kelas II Lampung memperbaiki fasilitas keselamatan jalan dan memperkuat rekayasa lalu lintas untuk meningkatkan keamanan pengguna jalan.

Kerja Sama dengan BPTD, Pemkab Tubaba Perkuat Keselamatan Lalu Lintas
Foto: Istimewa

TULANGBAWANG BARAT – Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), memperkuat upaya peningkatan keselamatan lalu lintas melalui kerja sama dengan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Lampung, Kementerian Perhubungan.

Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui perbaikan sejumlah fasilitas keselamatan jalan, seperti Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) dan warning light di Simpang Uluan Nughik serta kawasan Gerbang Kantor Bupati Tubaba.

Kepala Dinas Perhubungan Tubaba Ahmad Zulkifli melalui Kepala Bidang Prasarana, Lukman Hakim, mengatakan kedua lokasi diprioritaskan karena memiliki tingkat aktivitas kendaraan yang cukup tinggi sehingga membutuhkan fasilitas keselamatan yang berfungsi optimal.

"Kami melakukan perbaikan di Simpang Uluan Nughik dan kawasan Gerbang Kantor Bupati karena kedua lokasi ini memiliki aktivitas kendaraan yang cukup tinggi dan berpotensi terjadi kecelakaan. Keberadaan PJU dan warning light sangat penting untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan, terutama pada malam hari maupun saat kondisi cuaca kurang bersahabat," kata Lukman, Rabu (8/7/2026).

Menurutnya, sinergi antara Dinas Perhubungan Tubaba dan BPTD Kelas II Lampung akan terus diperkuat agar seluruh fasilitas keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan dapat berfungsi secara optimal.

Selain perbaikan infrastruktur, BPTD Kelas II Lampung juga telah menyerahkan bantuan peralatan keselamatan berupa water barrier, traffic cone, dan stick lamp kepada Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Tubaba pada Maret 2026.

Bantuan tersebut diterima Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Tubaba, Herson, mewakili Kepala Dinas Perhubungan. Peralatan itu akan digunakan untuk mendukung manajemen dan rekayasa lalu lintas, terutama di titik-titik yang berpotensi mengalami kepadatan maupun gangguan arus kendaraan.

Lukman menambahkan, keberhasilan menjaga keselamatan lalu lintas tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat dalam mematuhi aturan berlalu lintas dan menjaga fasilitas umum.

Pemerintah Kabupaten Tubaba berharap kolaborasi dengan Kementerian Perhubungan dapat meningkatkan kualitas pelayanan transportasi sekaligus menekan angka kecelakaan lalu lintas melalui penguatan fasilitas keselamatan jalan.