Wagub Lampung Bahas Percepatan Proyek Strategis dengan BP BUMN

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela bertemu BP BUMN untuk membahas percepatan proyek strategis, termasuk pengembangan Bandara Radin Inten II, Kawasan Industri Katibung, dan jalur ganda kereta api.

Wagub Lampung Bahas Percepatan Proyek Strategis dengan BP BUMN
Foto: Istimewa

BANDAR LAMPUNG – Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela bertemu dengan Wakil Kepala Badan Pengatur BUMN (BP BUMN) Republik Indonesia Aminuddin Ma'ruf di Jakarta, Jumat (26/6/2026), untuk membahas percepatan sejumlah proyek strategis di Provinsi Lampung.

Pertemuan tersebut membahas sejumlah program prioritas yang dinilai mampu memperkuat konektivitas, meningkatkan investasi, dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Lampung.

Beberapa proyek yang menjadi fokus pembahasan meliputi pengembangan kawasan Aerocity Bandara Internasional Radin Inten II, pengembangan bandara sebagai embarkasi haji dan umrah langsung, pengembangan Kawasan Industri Katibung di Kabupaten Lampung Selatan, potensi investasi di sektor perhubungan, serta sejumlah program strategis lainnya.

Jihan Nurlela mengatakan proyek-proyek tersebut diharapkan memberikan dampak positif terhadap peningkatan konektivitas, pembangunan infrastruktur, investasi, dan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Lampung.

Dalam pertemuan itu, BP BUMN menyatakan dukungan terhadap pengembangan Bandara Internasional Radin Inten II sebagai bandara embarkasi haji dan umrah langsung, termasuk melalui peningkatan kapasitas landas pacu (runway).

BP BUMN juga mendukung percepatan pembangunan jalur ganda (double track) kereta api lintas Tarahan–Tegineneng–Prabumulih untuk meningkatkan konektivitas dan kelancaran distribusi logistik di Lampung.

Selain itu, BP BUMN mendorong percepatan program hilirisasi industri guna meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan daerah sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Pemerintah Provinsi Lampung berharap dukungan BP BUMN terhadap berbagai proyek strategis tersebut dapat mempercepat pembangunan infrastruktur, meningkatkan investasi, dan memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.