Tim PKPD Tinjau Inovasi Unggulan Tubaba

Tim Penilai PKPD Provinsi Lampung meninjau langsung BUMTI telur puyuh dan sentra kerajinan tikew di Tulangbawang Barat untuk memverifikasi capaian pembangunan daerah.

Tim PKPD Tinjau Inovasi Unggulan Tubaba
Foto: Istimewa

TULANGBAWANG BARAT – Tim Penilai Independen dan Tim Penilai Utama Penghargaan Kinerja Pembangunan Daerah (PKPD) Kabupaten/Kota Provinsi Lampung Tahun 2026 melakukan verifikasi faktual di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), Senin (6/7/2026).

Kunjungan lapangan tersebut didampingi Sekretaris Daerah Tulangbawang Barat, Iwan Mursalin, bersama jajaran pemerintah daerah.

Tim verifikator terdiri atas Prof. Ayi Ahadiat, Prof. Wan Abbas Zakaria, Bobby Rahman, Ardiansyah, serta Tim Penilai Utama dari Bappeda Provinsi Lampung.

Verifikasi diawali dengan meninjau Badan Usaha Milik Tiyuh (BUMTI) Bumi Berkah Jaya di Tiyuh Gunung Katun Tanjungan yang bergerak di bidang budidaya telur puyuh.

Pengelola BUMTI menjelaskan usaha tersebut telah beroperasi selama tiga tahun dengan populasi sekitar 8.000 ekor puyuh. Produksi telur mencapai 70 hingga 80 kilogram per hari atau sekitar 85–90 butir per kilogram.

BUMTI tersebut juga telah menjalin kerja sama dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pangan bergizi masyarakat.

Meski demikian, pengelola mengaku masih membutuhkan dukungan berupa mesin pengupas telur guna meningkatkan efisiensi produksi.

Selanjutnya, tim meninjau sentra kerajinan tikew yang dikelola BUMTI Atu Gera dengan 55 anggota.

Dalam kunjungan itu, tim melihat langsung proses pembuatan kerajinan khas Tulangbawang Barat sekaligus mendengarkan berbagai kendala yang dihadapi para pengrajin, terutama terkait pemasaran produk.

Saat ini, produk tikew dipasarkan secara langsung, melalui toko daring, serta Gerai Dekranasda Tulangbawang Barat di Rest Area KM 215 Jalan Tol Trans Sumatera.

Verifikasi lapangan tersebut merupakan bagian dari penilaian tahap II PKPD 2026 untuk memastikan kesesuaian antara dokumen perencanaan dengan implementasi pembangunan di lapangan.

Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat berharap proses verifikasi tersebut dapat memperkuat capaian pembangunan daerah sekaligus mendukung upaya mempertahankan kinerja terbaik di Provinsi Lampung.