Rayakan HUT Ke-7, de'Roses Lampung Gaungkan Pelestarian Tembang Kenangan

Komunitas de'Roses Lampung merayakan hari jadi ke-7 dengan menggelar pentas tembang kenangan dan diskusi pelestarian musik lintas generasi bersama komunitas seni di Bandar Lampung.

Rayakan HUT Ke-7, de'Roses Lampung Gaungkan Pelestarian Tembang Kenangan
Foto: Istimewa

BANDAR LAMPUNG–Komunitas Tembang Kenangan dan Diskusi de'Roses Lampung memperingati hari jadinya yang ke-7 di Graha Patimura, Teluk Betung, Bandar Lampung, Sabtu (27/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi ajang mempererat silaturahmi antarkomunitas sekaligus menggaungkan pelestarian lagu-lagu tembang kenangan.

Perayaan dihadiri Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung Tony Ferdiansyah, Ketua de'Roses Lampung H.A. Darwin Ruslinur, serta perwakilan Pengurus Daerah Tenaga Pembangunan (TP) Sriwijaya Lampung. Sejumlah organisasi seni dan musik, termasuk PARFI, d'Ladies Lampung, serta komunitas seni lainnya juga turut hadir.

Mewakili Ketua Pengda TP Sriwijaya Lampung, Sandi Dwi Cahyo menyampaikan apresiasi atas konsistensi de'Roses dalam menjaga eksistensi lagu-lagu tembang kenangan selama tujuh tahun.

Ia berharap de'Roses terus menjadi wadah silaturahmi, pelestarian seni budaya, sekaligus memperkuat persatuan masyarakat melalui musik.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung Tony Ferdiansyah menilai komunitas seni memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.

Menurutnya, komunitas seperti de'Roses tidak hanya melestarikan warisan musik Indonesia, tetapi juga berpotensi menjadi bagian dari atraksi budaya yang mendukung promosi pariwisata Lampung.

Ketua de'Roses Lampung H.A. Darwin Ruslinur mengatakan perjalanan tujuh tahun komunitas tersebut menjadi momentum untuk terus memperkuat kebersamaan dan menjaga eksistensi lagu-lagu nostalgia sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia.

Perayaan HUT ke-7 de'Roses Lampung diisi dengan penampilan lagu-lagu tembang kenangan, ramah tamah, serta diskusi mengenai upaya pelestarian musik lintas generasi.