Polisi Tangkap Pelaku Curat Rumah Kosong di Lampung Utara

Polsek Kotabumi Kota menangkap pria berinisial RO terkait kasus pencurian rumah kosong di Lampung Utara. Polisi menyebut dua pelaku lain masih dalam pengejaran.

Polisi Tangkap Pelaku Curat Rumah Kosong di Lampung Utara
Foto: Istimewa

LAMPUNG UTARA — Polisi menangkap seorang pria berinisial RO (40) yang diduga terlibat pencurian dengan pemberatan (curat) di sebuah rumah yang sedang kosong di wilayah Kota Gapura, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara.

RO yang merupakan warga Kecamatan Kotabumi Selatan diamankan personel Polsek Kotabumi Kota, Polres Lampung Utara. Polisi masih mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap keterlibatan dua orang lainnya.

Pencurian terjadi pada Selasa (8/9/2026) sekitar pukul 03.00 WIB. Aksi tersebut baru diketahui korban pada sore hari ketika memeriksa rumahnya.

Saat itu, korban mendapati pintu samping rumah tidak terkunci dan kondisi bagian dalam rumah telah berantakan. Sejumlah barang dilaporkan hilang dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp25 juta.

Barang yang hilang antara lain mesin air, tapis pakaian adat Lampung, jam dinding, ambal atau karpet, gelas, piring, serta perlengkapan makan.

Kapolres Lampung Utara AKBP Raswidiati Anggraini melalui Kasi Humas IPTU Herawati membenarkan pengungkapan kasus tersebut.

“Pengungkapan ini merupakan hasil penyelidikan yang dilakukan personel Polsek Kotabumi Kota setelah menerima laporan dari korban. Satu orang terduga pelaku telah berhasil diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” ujar Herawati, Jumat (11/9/2026).

Dari pemeriksaan awal, RO mengaku menjalankan aksi tersebut bersama dua rekannya berinisial A dan D. Polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan peran masing-masing serta keberadaan kedua orang tersebut.

Dalam pengungkapan kasus itu, polisi turut menyita sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan tindak pidana, di antaranya delapan lusin gelas kaca biasa, tiga lusin gelas kaca bertangkai, satu kompor gas berwarna hitam, satu sepeda listrik anak-anak, satu mesin Sanyo, dan satu set alat makan merek VICENSA.

“Personel masih melakukan pengembangan dan pendalaman untuk mengungkap keterlibatan pihak lainnya serta menelusuri seluruh barang hasil kejahatan,” kata Herawati.

Polisi mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan ketika meninggalkan rumah dalam kondisi kosong. Warga diminta memastikan pintu dan jendela terkunci dengan baik serta meminta bantuan keluarga atau tetangga untuk ikut mengawasi rumah.

Masyarakat juga diminta segera melapor kepada kepolisian apabila menemukan aktivitas atau hal mencurigakan di lingkungan sekitar.

Kasus tersebut kini masih dalam proses penyidikan, sementara polisi terus memburu dan mendalami dugaan keterlibatan dua pelaku lainnya.