Mirza Percepat Perbaikan Jalan Rawa Pitu
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meninjau rencana perbaikan ruas jalan Gedong Aji–Umbul Mesir di Rawa Pitu, Tulang Bawang. Perbaikan sepanjang 13,5 km ditargetkan mulai April 2026 untuk memperlancar distribusi hasil pertanian masyarakat.
TULANGBAWANG – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meninjau rencana perbaikan ruas jalan Gedong Aji–Umbul Mesir di Kecamatan Rawa Pitu, Kabupaten Tulang Bawang, Selasa (3/3/2026).
Ruas jalan yang telah lama dinantikan masyarakat itu akan mulai ditangani pada tahun ini. Pada tahap awal, Pemerintah Provinsi Lampung memfokuskan perbaikan sepanjang 13,5 kilometer di wilayah Rawa Pitu dari total panjang ruas sekitar 31 kilometer.
Gubernur yang kerap disapa Mirza itu menegaskan bahwa penanganan jalan tersebut telah masuk dalam perencanaan Pemerintah Provinsi Lampung sejak 2025 dan diproyeksikan untuk direalisasikan pada 2026.
“Perencanaan sudah masuk sejak tahun lalu. Sekarang kita percepat pelaksanaannya agar manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat,” ujar Mirza.
Ia menjelaskan, saat ini proyek perbaikan jalan Gedong Aji–Umbul Mesir telah memasuki proses tender. Pemerintah Provinsi Lampung juga mendorong percepatan jadwal pengerjaan agar pembangunan dapat dimulai lebih cepat.
“Sekarang sedang proses tender. Yang tadinya dijadwalkan mulai Mei, kita dorong supaya awal April sudah bisa mulai dikerjakan,” jelasnya.
Kecamatan Rawa Pitu dikenal sebagai salah satu sentra produksi padi di Provinsi Lampung, selain komoditas sawit dan karet. Jalan tersebut menjadi jalur utama distribusi hasil pertanian masyarakat, terutama saat musim panen.
“Kawasan ini penghasil padi dalam jumlah besar. Kalau jalannya tidak layak, biaya angkut naik dan harga di tingkat petani bisa tertekan. Maka perbaikan jalan ini langsung berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” kata Mirza.
Perbaikan jalan direncanakan dilakukan secara bertahap hingga 2027. Pada tahun ini, beberapa segmen akan dibangun menggunakan konstruksi rigid beton, sementara ruas lain yang belum masuk tahap pembangunan utama akan diperkuat dengan lapisan dasar untuk mencegah kendaraan terperosok saat musim hujan.
“Yang penting konektivitasnya dulu kita pulihkan. Tidak boleh lagi ada kendaraan terjebak lumpur,” tambahnya.
Kunjungan Gubernur Mirza disambut antusias masyarakat setempat. Warga Rawa Pitu, Subari, mengatakan kondisi jalan tersebut selama lebih dari 30 tahun menyulitkan aktivitas warga, terutama saat musim hujan dan kemarau.
“Kami sudah lama menunggu. Jalan ini sangat menentukan penghasilan kami. Alhamdulillah sekarang benar-benar mulai dikerjakan,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Kepala Desa Sumber Agung, Sahel S. yang menyebut ruas jalan tersebut merupakan akses vital bagi sekitar 3.000 penduduk serta penghubung utama menuju Kecamatan Penawar Aji.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Mirza juga meninjau ruas jalan Simpang Unit VIII–Gedong Aji di Kecamatan Banjar Baru sebagai bagian dari percepatan penanganan infrastruktur jalan provinsi.
Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan komitmennya untuk membangun infrastruktur secara terencana, bertahap, dan berkelanjutan guna mendukung sentra produksi pertanian serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
REDAKSI








